Breaking News:

PTPN 2 Produksi Cerutu Tembakau Deli, Ingin Kembalikan Kejayaan Masa Lalu

PT Perkebunan Nusantara 2 berusaha membangkitkan kejayaan tembakau Deli.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Pegawai PTPN 2 saat menunjukkan produk Cerutu Tembakau Deli beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Perkebunan Nusantara 2 berusaha membangkitkan kejayaan tembakau Deli.

Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan mengatakan, perusahaan perkebunan negara itu meluncurkan cerutu tembakau Deli pekan ini.

"Cerutu ini tembakaunya ditanam oleh PTPN 2. Dulunya di-ekspor ke luar negeri. Nah sekarang kami coba untuk gulung dan kemas sendiri untuk pasar dalam negeri," ungkapnya, Sabtu (23/10/2021).

Rahmat menceritakan, selama ini daun tembakau Deli diekspor sebagai bahan baku saja. 

"Biasanya kita hanya mengirim daunnya saja ke Jerman. Satu bal ini harganya dulu bisa sampai seharga satu unit mobil Mercy.Sekarang diolah sendiri, tapi kalau ada pesanan dari luar negeri tetap kita tanam," tuturnya.

Rahmat mengatakan, saat ini PTPN 2 menanam tembakau Deli di 70 ladang seluas 56 hektar. 

Cerutu ini, menurut Rahmat, masih dipromosikan dan belum dijual secara luas.

Tak hanya cerutu, PTPN 2 juga turut meluncurkan gula lokal, yakni Walini yang sudah masuk ke pasar modern seperti Transmart.

"Produk gula telah dijual Transmart, Kasimura, dan Brastagi. Nah ini kita harus bangga dengan produk asal Sumut yang asli tebu," tutur Rahmat.

Rahmat optimistis agar produk olahan PTPN 2 ini dapat diterima oleh masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa PTPN 2 berusaha untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kita harap bisa membeli produk kita sendiri apalagi ini dari tebu asli dan kita harap dapat semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Rahmat.

Dikatakan Rahmat, untuk produksi gula Walini ini ada di dua pabrik, yakni Pabrik Kualamadu dan Pabrik Sei Semayang.

"Masing-masing pabrik kita produksi 16 ribu ton. Jadi kita turut pasarkan di pasar modern ataupun pasar tradisional kita juga hadir di pasar murah di beberapa daerah," pungkasnya. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved