Breaking News:

Pedagang Pasar Lelo Curhat, Sejak Bupati Berganti Semua Aturan Berubah

Pemkab Sergai dinilai terlalu ambisius dalam merelokasi pedagang di Pasar Lelo. Para pedagang pun mengeluh

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Suasana Pekan Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai, Sumatera Utara, Minggu (24/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Pemkab Sergai tetap melanjutkan rencana relokasi pedagang Pasar Lelo atau Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah.

Keputusan ini sudah final, dan para pedagang tidak dapat menolaknya.

Namun, para pedagang masih bersikukuh ingin bertahan berjualan di tempat yang lama, yakni di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. 

"Kami sudah mengatakan kepada pemerintah kabupaten (pemkab) waktu audiensi di Kantor DPRD Sergai, pada saat itu ada dinas pasar juga.

Baca juga: Pedagang Pasar Lelo Sei Rampah Kukuh Menolak Pindah, DPRD Sergai Segera Bertemu Pemkab

Kami mau berjualan di tempat yang baru, tapi jangan di hari minggu. Entah itu di hari rabu, tapi pemerintah ngotot dan tetap menyuruh kami berjualan di hari minggu," kata Nita Yulinda Marpaung, pedagang Pasar Lelo, Minggu (24/10/2021).

Nita mengatakan, saat audiensi dengan DPRD Sergai, pedagang  juga sudah menyampaikan bahwasanya ini pekan, bukan pasar, dan hanya buka seminggu sekali. 

Apalagi ia menilai Pemkab Sergai merelokasi pedagang Pasar Lelo di tanah milik pribadi juga, namun yang mengelola pemerintah kabupaten.  

"Yang perlu digaris bawahi, kami mau ditempatkan sama pemkab di tanah pribadi, yang berdekatan sama Pasar Sei Rampah," ujar Nita. 

Baca juga: PEDAGANG Pasar Lelo Sei Rampah Mengamuk, Terobos Barikade Satpol PP dengan Mobil Disirami Oli

Sementara itu, Nita menambahkan pekan ini dibuka hanya pada hari minggu saja, tetapi kalau pasar setiap hari buka. 

"Pekan itu tidak ada perdanya, pasar yang baru ada perdanya," ujar Nita. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved