Berita Foto: Mendikbudristek Memimpin Rapat Virtual dengan Kepala Daerah se-Sumatera Utara
Kehadiran Nadiem Makarim untuk membahas pelaksanaan sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19 di Sumatera Utara.
Penulis: M Daniel Effendi Siregar | Editor: M Daniel Effendi Siregar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin rapat dengan kepala daerah se-Sumatera Utara secara virtual di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (25/10/2021).
Kehadiran Nadiem Makarim untuk membahas pelaksanaan sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19 di Sumatera Utara. Mendikbudristek Nadiem Makarim meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk memaksimalkan formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus guru honorer.
Apalagi, kata Nadiem, Pemerintah Pusat sudah menjamin anggaran bagi guru honorer yang lulus dalam seleksi PPPK nantinya. Ia pun mencatat setidaknya di Sumut terdapat 70 ribu formasi PPPK untuk guru honorer yang bisa diusulkan pada tahun 2022 mendatang.
Menurut Nadiem, formasi yang diajukan nantinya harus memprioritaskan bagi guru honorer yang memang sudah layak lolos menjadi PPPK. Untuk itu, Nadiem bermohon, agar seluruh guru honorer terfasilitasi menjadi PPPK, mendapat dukungan dari bupati/wali kota dan Gubernur Sumut.
Diketahui sebelumnya, Pemprov Sumut menunda penerimaan calon Pegawai PPPK pada tahun anggaran 2021. Sebelumnya Pemprov Sumut berencana melakukan penerimaan calon PPPK pada tahun ini untuk 10.991 formasi tenaga pengajar atau guru.
(sir/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/25102021_mendikbudristek_nadiem_makarim_danil_siregar-6.jpg)