Breaking News:

Terungkap Pria Pelaku Penggelapan Mobil yang Ngaku Brimob Ternyata Residivis

Dalam memuluskan aksi penggelapan, SZL disebut memalsukan identitasnya dengan merubah nomor NIK dan pekerjaan sebagai anggota polri.

HO
SZL saat diamankan pihak kepolisian.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Terungkap pria yang mengaku anggota polisi berinisial SZL, ternyata bukan anggota polri melainkan anggota salah satu Ormas.

Dalam memuluskan aksi penggelapan, SZL disebut memalsukan identitasnya dengan merubah nomor NIK dan pekerjaan sebagai anggota polri.

Tak hanya itu SZL ini pun terlibat kasus pengeroyokan anggota TNI AU yang terjadi di kecamatan Helvetia.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun, SZL sendiri merupakan seorang residivis yang pernah menjalankan di Tanjungbalai.

SZL alias Pak Tian ini ditangkap polisi Polres Tanjungbalai dengan kasus yang sama yakni penggelapan.

Baca juga: MEMILUKAN, Siti Aisyah Korban Tewas Lakalantas Maut Jalinsum Ternyata sedang Mengandung

Ia pernah dihukum di Polres Tanjung Balai yang ditangkap pada 7 Desember 2019 dalam tindak pidana penggelapan dan dihukum selama 2 Tahun dengan nomor perkara : 35/Pid.B/2020 dan nomor pelimpahan berkas perkara B-491/L.2.17.3/ Roh.2/02/2020 di Pengadilan Negeri Tanjung Balai.

Hukuman yang pernah dijalani itu tidak membuat pria yang mengaku anggota polisi ini bertaubat.

Teranyar, SZL melakukan penggelapan mobil milik korban berinisial EN warga Tembung dengan modus rental mobil.

Dalam proses penggelapan awalnya proses sewa atau rental mobil berjalan dengan lancar, hingga akhirnya pelaku menggadaikan mobil korban.

Sementara itu, dari sejumlah informasi di kawasan SZL tinggal, warga menyebut SZL kerap nampak menggunakan pakaian mirip BRIMOB namun tidak diketahui tugasnya di mana.

"Sebelumnya sering lihat bapak itu pakai pakaian kayak Brimob, kami pikir memang Polisi, karena postur badan meyakinkan,"ucap warga bermarga Barus.

Baca juga: Pasangan Suami Istri Pencuri Handphone, Babak Belur Dihajar Massa di Marelan

Sementara itu, amatan awak media, SZL alias Pak Tian juga memposting photo dirinya di akun Facebook miliknya dengan akun " Tian Laoly" berpakaian salah satu Ormas yang menyerupai pakaian dinas BRIMOB dan kerap bertransaksi jual beli di market Place.

Terkait identitas kependudukannya, Camat Medan Area, Hendra Asmilan menyebutkan bahwa identitas KTP yang bersangkutan tidak terdaftar.

"Setelah kami cek nomor NIK yang tertera pada poto copy KTP miliknya tidak terdaftar dan bila dilihat NIK tersebut bukan NIK kota Medan. Makanya kita mempertanyakan hal ini juga, karena di KTP beralamat di Jalan Sutrisno, Gang Hamdan, Kelurahan Kota Matsum, saya rasa bukan warga kecamatan Medan Area,"ucap Camat Medan Area.

(mft/tribun-medan.com) 
 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved