Breaking News:

Bobby Nasution Sebut Pemerintahan Efisien dan Transparan Jawaban Berbagai Masalah Kota Medan

Efisiensi dan transparansi menjadi poin penting yang dikuatkan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menjalankan roda pemerintahan

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (kiri) berswafoto dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dua kanan), Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (kanan) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (dua kiri) seusai memimpin rapat dengan kepala daerah se-Sumatera Utara secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (25/10/2021). Kehadiran Nadiem Makarim untuk membahas pelaksanaan sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Efisiensi dan transparansi menjadi poin penting yang dikuatkan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menjalankan roda pemerintahan. Sebab, pemerintahan yang efisien dan transparan adalah jawaban dalam menangani berbagai masalah di ibukota Provinsi Sumut.

Guna mewujudkan pembangunan kota melalui semangat kolaborasi untuk menjadikan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif.

Selain itu, bukti pemerintahan efisiensi dan transparansi yang dibangun Bobby Nasution dengan mendorong keterlibatan aktif masyarakat sehingga menjadi salah satu dasar pembangunan di Kota Medan.

Selanjutnya, guna mewujudkan pemerintahan yang efisien dan transparan, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga memperkuat sistem digitalisasi di semua lini.

Sebagai bukti penguatan sistem digitalisasi, Bobby Nasution menerapkan e-Katalog bagi pengadaan belanja makan dan minum di lingkungan Pemko Medan. Hal ini menjadi wujud sekaligus wadah bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk memasarkan produknya sehingga mereka dapat naik kelas.

Bahkan, baru-baru ini, Bobby Nasution juga menerapkan sistem e-parking untuk penarikan tarif parkir untuk menghindari terjadinya kebocoran PAD dari sektor perparkiran.

Tidak itu saja, menantu Presiden RI Joko Widodo itu juga telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk menggunakan e-Katalog dalam pelaksanaan pelelangan perbaikan jalan.

Dengan penggunaan e-Katalog tersebut, maka dapat dilihat dan diketahui pihak yang bertanggung jawab untuk mengerjakan proyek perbaikan jalan di Kota Medan.

“Mewujudkan Kota Medan yang smart city harus diikuti dengan pemanfaatan teknologi melalui sistem digitalisasi. Hal ini dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan yang efisien, transparan dan lebih melibatkan masyarakat,” kata Bobby Nasution saat mengikuti  Rapat Kerja Teknis Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Yogyakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat juga terbukti dengan mudahnya warga saat ini menyampaikan masukan dan keluhan melalui media sosial pribadi wali kota.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved