Breaking News:

CAPAIAN Vaksin di Siantar Sudah 55 Persen, Diharapkan Bisa Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Satuan Tugas Covid-19 Kota Pematangsiantar telah menjalankan program vaksinasi terhadap masyarakat sebesar 55 persen dari jumlah penduduk.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Dokter Jonas Ardianta, salah satu dokter spesialis radiologi di rumah sakit swasta di Siantar, Selasa (26/10/2021)/(Tribun Medan - Alija Magribi) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Satuan Tugas Covid-19 Kota Pematangsiantar telah menjalankan program vaksinasi terhadap masyarakat sebesar 55 persen dari jumlah penduduk, per Senin (25/10/2021).

Dengan capaian tersebut, Siantar siap melawan kabar Pandemi gelombang tiga yang diprediksi terjadi pada Natal dan tahun baru 2022.

Jonas Ardianta, Sp. Rad, dokter di salah satu rumah sakit swasta di Siantar ketika dimintai tanggapannya mengatakan, dengan cakupan vaksin yang tinggi, tentu kabar Pandemi Covid-19 gelombang tiga tidak harus dikhawatirkan lagi.

"Cakupan vaksin di Siantar itu 55 persen lebih. Kemudian yang dikatakan aman, bila sudah 70-an persen sesuai standar dunia. Dengan adanya waktu sebulan lebih mudah-mudahan semua pihak mampu mencapainya target vaksinasi," kata dokter dengan spesialisasi radiologi itu.

Dalam wawancara di RS Vita Insani Pematangsiantar, Selasa (26/10/2021) siang, Jonas mengatakan bila penurunan kasus yang saat ini memang nyatanya benar, tentu lonjakan kasus di Siantar seperti yang terjadi Juli-Agustus 2021 tak akan terulang.

"Penurunan kasus ini sebenarnya kalau angkanya benar, bagus. Nah, pertanyaannya apakah kasus memang itu turun atau kasusnya tidak terdeteksi. Karena sekarang orang-orang tidak ke rumah sakit, bisa jadi gejalanya di luar rumah sakit," terang Jonas.

Jonas mengatakan, beberapa ahli dunia sempat menduga datangnya pandemi gelombang ketiga, terprediksi dekat di akhir tahun.

Dengan prediksi itu, Jonas menyebut Satgas Covid-19 di daerah bisa bersiap menerapkan peraturan kunjungan.

Apalagi, kata Jonas, mobilitas masyarakat Kota Siantar dan Simalungun yang dominan melakukan perjalanan darat pada momen akhir tahun tersebut.

Belum juga kendaraan lintas mudik ataupun wisata yang berasal dari daerah terluar singgah di Siantar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved