Breaking News:

Perkuat Vaksinasi Jemput Bola, Wali Kota Medan Dianggap Beri Solusi untuk Kendala Akses Warga

Meski Kota Medan telah berada dalam Level-2 Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution Melihat Acara Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Lanud Soewondo Kota Medan. Acara tersebut Digelar Alumni AKABRI 1996 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Meski Kota Medan telah berada dalam Level-2 Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun berupaya menekan laju penyebaran Covid-19. Sehingga instruksi Presiden Jokowi bisa direalisasikan. 

Empat instruksi Presiden RI, Joko Widodo menjadi pedoman bagi orang nomor satu di Pemko Medan untuk menangani virus Corona. Dengan upaya yang dilakukan tersebut, ibukota Provinsi Sumatera Utara  ini diharapkan  dapat turun menjadi Level 1.

Salah satu upaya penanganan yang terus diperkuat Bobby Nasution adalah akselerasi vaksinasi guna membentuk herd immunity.

Sejumlah strategi pun dilakukan Bobby Nasution agar target 1,9 juta jiwa penduduk Kota Medan dapat divaksinasi seluruhnya.

Bahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan hingga 22 Oktober, besaran persentase cakupun vaksinasi sudah berada di angka 55,07 %.

Di antara strategi yang dilakukan Bobby Nasution dengan memasifkan layanan 41 puskesmas di Kota Medan, vaksinasi bagi pengemudi angkutan umum dan pelajar serta vaksinasi keliling.

Di samping itu, Bobby Nasution juga menghadirkan vaksinasi jemput bola (jempol)  seperti yang dilakukan di Kecamatan Medan Johor.

Program tersebut menjadi upaya sekaligus edukasi terbuka bagi masyarakat akan pentingnya vaksinasi. Selain itu, melalui vaksinasi jempol ini, Bobby Nasution ingin mempermudah akses jarak dan waktu bagi masyarakat.

Program ini  diyakini mampu menjadi solusi atas sejumlah kendala besar dalam percepatan program vaksinasi.  Karena itu, bukan hanya sekedar ketersediaan vaksin saja,  Bobby Nasution juga ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang terkendala dalam mengakses vaksinasi selama ini

“Selain terus menjalankan vaksinasi skala mikro di puskesmas, kita juga lakukan vaksinasi jemput bola di tempat-tempat yang kerap digunakkan masyarakat untuk bertemu dan berdiskusi seperti misalnya coffe shop. Hal ini dilakukan guna mempermudah warga mendapatkan suntikan vaksin. Artinya, program jemput bola memberi keuntungan bagi masyarakat baik jarak maupun waktu,” kata Bobby Nasution belum lama ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved