Breaking News:

Bobby Nasution Pimpin Rapat Bahas Masalah Jalan Nippon Medan Marelan

Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat koordinasi membahas permasalahan Jalan Nippon Kelurahan Paya Pasir

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat koordinasi membahas permasalahan Jalan Nippon Kelurahan Paya Pasir. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat koordinasi membahas permasalahan Jalan Nippon Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan di Ruang Rapat I, Balai Kota Medan.

Dalam rapat yang diikuti Sekda Ir. Wiriya Alrahman, segenap pimpinan OPD terkait, termasuk Camat Medan Marelan dan Lurah Paya Pasir itu, menekankan ketentraman masyarakat dan menjaga iklim investasi harus menjadi pertimbangan dalam menyelesaikan permasalah di kawasan tersebut.

Pada rapat itu, Bobby Nasution meminta Camat Medan Marelan, M Yunus Haharap memaparkan akar persoalan di Jalan tersebut.

Dari pemaparan Yunus diketahui sebagian warga di Jalan Nippon merasa keberatan truk-truk kontainer melintas di sana.

Mereka beralasan truk-truk itu membuat dapat merusak infrastruktur jalan. Selain itu warga beralasan ada sekolah di pinggir jalan yang dilintasi truk tersebut.

Selain yang keberatan, ternyata ada pula sebagian warga yang tidak keberatan.

Dari keterangan para OPD dalam rapat itu, diketahui di Jalan tersebut terdapat penyimpanan truk-truk, bukan gudang penyimpanan barang-barang yang akan disuplay.

Di samping itu, truk-truk tersebut hanya melintas dan tidak parkir di pinggir jalan.

Bobby Nasution memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota.  Karena itu, melakukan pengecekan di lokasi untuk memecahkan masalah terkait infrastruktur, terutama di lintasan jalan yang dikeluhkan warga.  

"Sore ini harus sudah ada laporannya," tegas Bobby Nasution.

Wali Kota juga meminta Dinas Perhubungan meminta Dinas Perhubungan rambu-rambu larangan melebihi batas kecepatan di sekitar sekolah yang berada di kawasan tersebut.

Selain itu, Dishub juga diminta menandai jalan di depan sekolah sebagai zona selamat sekolah.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved