Breaking News:

Guru Besar USU Dukung Bobby Nasution Instruksikan Camat Bawa Warga Positif Covid-19 ke Isoter

Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Hamdani Harahap

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution mendampingi Panglima TNI dan Kapolri melihat gedung isoter di Eks Hotel Soechi. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Hamdani Harahap mengatakan, langkah Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang memberikan camat tugas baru sangat baik. Terlebih tugas baru camat yakni mengantarkan warga yang positif Covid-19 ke tempat isoter. 

"Upaya Pak Wali dengan menugaskan camat untuk lebih  pro aktif mengantar warga yang positif Covid-19 ke isoter guna menekan penyebaran Covid-19 patut diacungi jempol. Disamping itu terus melakukan  3T  yakni testing, tracing dan treatment, sebab sama pentingnya dengan melaksanakan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," katanya

Selanjutnya, Hamdani mengapresiasi Bobby Nasution yang telah minta  camat untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis untuk mengajak warga agar mau menjalani isolasi di tempat isoter karena merupakan tindakan yang paling tepat.

"Memang pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat yang terjangkit Covid-19 haruslah persuasif dan humanis, bukan dengan pendekatan razia dan masuk isoter," ungkapnya.

Ditambah lagi langkah Bobby Nasution dengan tidak menurunkan pengawasan dan kontrol meski Medan turun level PPKM 2, menurut Hamdani merupakan langkah yang cukup bagus. Sebab, penyadaran harus terus menerus dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19.

Oleh karenanya Hamdani sangat mendukung melihat Bobby Nasution kini semakin gencar melakukan pengawasan.

"Saya berharap Pak Wali jangan kendur dalam melakukan pengawasan sehingga penekanan penyebaran Covid-19 dapat terus dilakukan. Walaupun Kota Medan  sudah level 2 ,  tapi harus tetap siaga menerapkan protokol kesehatan 3M dan memperluas cakupan vaksin," harapnya

Tugas Baru Camat 

Sebagai upaya untuk terus menekan penyebaran Covid-19, Wali Kota Medan Bobby Nasution menginstruksikan kepada seluruh camat  agar warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 supaya  menjalani isolasi di tempat isolasi terpadu (isoter) yang telah disediakan Pemko Medan yakni Ex Hotel Soechi Jalan Cirebon dan Gedung P4TK Jalan Setia Budi Helvetia. Selain mencegah menularkannya kepada yang lain, penanganan terhadap warga yang positif itu pun bisa lebih maksimal dilakukan.

Dalam mengajak masyarakat yang positif Cobid-19 untuk menjalani isolasi di isoter, Bobby Nasution menekankan kepada camat agar melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada warga sehingga mereka mau.

Kemudian para camat juga diminta untuk lebih pro-aktif membawa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke  tempat isoter sebagai langkah untuk mencegah penularan.

Dikatakan Bobby Nasution,  penanganan dan pengawasan akan lebih efektif jika warga yang positif Covid-19 dirawat di tempat isoter dari pada menjalani isolasi mandiri di rumah sendiri.

Meskipun Kota Medan telah turun level, tapi Bobby Nasution tidak akan menurunkan pengawasan dan kontrol. Untuk mendukung itu, ia pun menginstruksikan  seluruh camat harus bekerja dan terus melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing.

Selain itu orang nomor satu di Pemko Medan ini,  menekankan kepada seluruh camat  harus memiliki  data nama dan alamat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 guna mempermudah  membawa warga tersebut ke isoter.

"Para camat juga harus  melakukan monitoring dan memberikan laporan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved