Breaking News:

Peneliti Dari USU Bikin Tanaman Liar Jadi Sabun Cuci Tangan Pembersih Pestisida

Sejumlah penliti dari kampus Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menciptakan sabun dari tanaman liar. Berikut ini penjelasannya

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Tim peneliti mempraktekkan penggunaan sabun pembersih cairan pestisida yang terbuat dari daun acem-acem, di perladangan masyarakat di Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe, Jumat (29/10/2021). (TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Peneliti dari Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil 'menyulap' tanaman liar jadi sabun cuci tangan.

Tanaman ini ialah daun cinta, atau bagi masyarakat Kabupaten Karo dikenal dengan daun acem-acem. 

Peneliti yang sekaligus Dosen USU, Eka Lestari Mahyuni menjelaskan, jika penelitian ini dilakukannya sejak tahun 2019 lalu, dan telah selesai sekitar tahun 2020.

Ia mengetahui tanaman ini bisa diolah, karena informasi yang didapat dari para petani di Kabupaten Karo yang menggunakan tanaman ini untuk membersihkan tangan setelah melakukan penyemprotan pestisida di ladangnya. 

Baca juga: Meski Terkesan Remeh, Ternyata Cuci Tangan Pakai Sabun Ampuh Memutus Penularan Covid-19

"Jadi kita lihat kalau petani ini mau membersihkan diri dari pestisida kan tidak ada air di ladang. Jadi mereka menggunakan daun acem-acem ini untuk membersihkan tangan, kemudian lansung kami teliti," ujar Eka, saat ditemui di perladangan milik masyarakat di Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe, Jumat (29/10/2021).

Dijelaskannya, setelah daun tersebut diteliti ternyata banyak mengandung zat bermanfaat di mana salah satunya ialah zat yang bersifat sabun.

Sehingga, dari penelitian ini pihaknya mengembangkan daun dendan nama latin Oxalis Debilis Varietas Corimbosa ini untuk membantu petani memiliki sabun untuk membersihkan diri. 

Di mana, cairan pestisida ini dianggap memiliki dampak yang cukup bahaya bagi kesehatan jika kontak lansung dengan tubuh.

Kemudian dari hasil penelitian ini, pihaknya melihat daun yang tumbuh liar ini ternyata memiliki zat yang dapat menghilangkan kimia. 

Baca juga: Habiskan Rp 9 Juta Untuk Beli iPhone 12 Lewat Online, Pria Ini Malah Dapat 2 Bungkus Sabun

"Penelitian kita ini kita tuangkan dalam bentuk hand soft gel, ini kita buat untuk mengurangi dampak keracunan dari kimia pestisida. Daun ini memang tanaman liar, tapi setelah kita teliti daun ini sangat kuat mengikat pestisida," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved