Breaking News:

Polisi Medan Heboh Lagi, Pedagang Pringgan Ditikam Preman Jadi Tersangka, Kapolrestabes Turun Tangan

Kasus pedagang jadi tersangka usai dipukuli preman terjadi lagi. Kali Ini Korbannya seorang pedagang di Pasar Pringgan, Medan

Penulis: Alfiansyah | Editor: Salomo Tarigan
Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko 

Kapolrestabes Turun Tangan

Mendadak Malam-malam Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menggelar konferensi pers.

Ia menegaskan kasus Budi Alan ditarik dari Polsek Medan Baru ke Polrestabes Medan.

Riko Sunarko kemudian menjelaskan, awal mula kasus berujung di kepolisian, Budi Alan dan BS saling lapor.

"Pada kesempatan malam ini, kita akan merilis terkait dengan berita yang sudah muncul, yaitu saling lapor antara BA dan BS. Untuk kasusnya kita tarik ke Polrestabes Medan," kata Kombes Riko Sunarko Mapolrestabes Medan, Kamis (28/10/2021) malam.

"Dalam laporan BA dengan terlapor atau tersangka atas nama BS sampai saat ini berkasnya sudah P21 dan sudah tahap 2, tinggal tunggu jadwal sidang," tambahnya.

Ia menyebutkan, saat ini Sat Reskrim Polrestabes Medan sedang mendalami kejadian yang terjadi di Pasar Pringgan pada Senin 9 Agustus 2021.

Jika nanti hasil dari penyelidikan tidak ditemukannya korban berniat jahat, laporan terhadap Budi Alan akan dihentikan.

"Apabila kita tidak menemukan niat jahat dari saudara terlapor atau saudara BA, maka kasus tersebut akan kita hentikan," pungkasnya.

Kasus Pedagang Cabai Pasar Gambir

Sementara Liti Wari Gea, pedagang cabai di Pasar Gambir, Percut Seituan yang sempat jadi tersangka setelah dipukuli preman kini mengaku lega.

Status tersangka kasus penganiayaan yang sempat disematkan padanya telah dicabut.

Gea dan tersangka yang menganiayanya, Beni, saling lapor ke Polsek Percut Seituan. 

Polda Sumut menyatakan penyidikan kasus yang menjadikan Liti Wari Gea telah dihentikan karena prematur. Beni tetap menjalani proses hukum.

Gea mengatakan, perjuangannya mencari keadilan telah tercapai.

"Karena doa dan bantuan semua pihak yang gak bisa saya sebutkan, akhirnya keadilan bisa ditegakkan. Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya bagi yang membantu saya. Begitu banyak yang membantu, tidak hanya Bapak Kapolda. Tapi semuanya. Semoga Tuhan yang membalas kebaikan itu," katanya, Sabtu (23/10/2021).

Gea mengaku segera kembali berjualan di Pasar Gambir.

Baca juga: Buntut Penetapan Tersangka Pedagang Sayur yang Dianiaya, Kapolsek Percutseituan Dicopot

"Saya sudah lega. Dalam waktu dekat, jika kesehatan sudah memungkinkan maka saya kembali berjualan lagi. Bapak Kapolda Sumut juga memberi jaminan jika saya kembali berjualan maka tidak ada lagi yang mengganggu kami pedagang ini," ujarnya.

Meski status tersangka sudah tidak menyelimuti Gea, namun dirinya juga masih berjuang untuk kesembuhannya.

"Kalau sudah begini kan saya sudah tidak bercabang-cabang pikiran. Bisa fokus untuk kesembuhan," bebernya. 

Kapolsek Dicopot    

Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Pieter Napitupulu dicopot dari jabatannya karena persoalan tersebut pada Rabu (13/10/2021).  

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi menerangkan, selain Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan juga dicopot.

Baca juga: DULU Pernah Heboh Sumbangan 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Begini Kondisi Rumah Putri Akidi saat Ini

(cr11/mft/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.comMari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join.

Silakan install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved