Breaking News:

TRIBUNWIKI

SOSOK dr Tota Manurung, Ketua Yayasan TB Soposurung Balige, Yakini Doa Nenek di Perjalanan Karirnya

Ia mengisahkan, setiap hari nenek tetap membawa namanya dalam doa agar menjadi seorang dokter. Alhasil, doa itu terkabul.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Ketua Yayasan TB Soposurung Balige dr Tota Manurung. 

TRIBUN-MEDAN.com,TOBA – dr Tota kini menjadi Ketua Yayasan Tunas Bangsa Soposurung setelah mengabdi sebagai ASN sekitar 9 tahun.

Pria yang mengecap pendidikan di SMA Plus Soposurung pada tahun 1994 hingga 1997 banyak dipengaruhi oleh neneknya. Kedekatan dengan neneknya ternyata menjadikan karakter keras dan tegas, teguh dengan prinsipnya.

Neneknya adalah keturunan seorang evangelis ternama di Toba, yakni Evangelis Petrus Sitorus.

Artinya, pendidikan yang super ketat sudah dicicipi oleh neneknya yang kemudian diturunkan padanya.

Baca juga: SOSOK Prof Dr Eng Himsar Ambarita, Dosen yang Masuk dalam Kategori Ilmuwan Berpengaruh di Dunia

Sikap tegas, disiplin, dan tetap pada pendirian membuat neneknya tidak taku berurusan dengan siapapun.

Ia mengisahkan, setiap hari nenek tetap membawa namanya dalam doa agar menjadi seorang dokter.

Alhasil, doa itu terkabul.

Setelah mengecap pendidikan di Fakultas Teknik Mesin di USU, ia melanjutkan ke Fakultas Kedokteran USU.

Ia tamat pada tahun 2004 dan memulai profesi sebagai dokter dengan membuka ruang prakteknya di Kota Balige.

“Nenek saya adalah istri seorang guru dan dikenal sebagai orang yang keras, disiplin, bersih. Yang paling saya ingat ada empat karakter; bersih, pintar, jauhi sikap bohong, dan jangan mencuri. Nasehat ini yang selalu saya ingat. Sepanjang hayat, itu yang bakal saya ingat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved