Breaking News:

Bukan Sekadar Pengantar Bekal, Kini GoSend Jadi Andalan Jutaan Pelaku Bisnis

Gojek, termasuk layanan GoSend, semakin jadi andalan UMKM dan warga ketika mobilitas masyarakat dibatasi penyekatan jalan saat PPKM Level 4

Penulis: Liston Damanik | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/HO
Julia, pemilik bisnis Dapur Mom Jules, menyerahkan paket makanan kepada driver Gojek untuk diantar kepada pelanggan, Rabu (27/10/2021). Dengan layanan GoSend, paket dari UMKM ini dapat diterima oleh pelanggan hanya dalam waktu sekitar 20 menit.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejak tiga bulan terakhir, Syaiful Anwar sibuk mengantarkan paket dari para pedagang kepada warga pengguna layanan GoSend di berbagai penjuru Kota Medan.

Mitra Gojek sejak 2018 ini pun tersadar bahwa GoSend yang sebelumnya identik sebagai pengiriman bekal makan siang atau dokumen, telah berubah menjadi andalan untuk urusan logistik pelaku bisnis dan masyarakat.

“Sejak Gojek gandeng e-commerce, barang yang diantar pakai layanan GoSend jadi beragam. Orderan yang masuk ke saya juga semakin banyak,” katanya, Selasa (26/10/2021).

Kini, selain mengantar bekal dan dokumen, Syaiful menjadi pengantar sayuran organik, barang elektronik, atau cake dari toko-toko yang berdagang di platform digital. Dalam sehari, rata-rata ia mengantar sebanyak delapan belas paket.

Gojek, termasuk layanan GoSend, semakin diandalkan  ketika mobilitas masyarakat dibatasi penyekatan jalan saat PPKM Level 4 di mulai di Medan pada Juli lalu.

Berbeda dengan warga kebanyakan yang diharapkan tidak banyak bepergian, driver ojek online yang serba bisa itu tetap beroperasi dan dibolehkan melewati barikade penyekatan jalan.

“Walau sekarang enggak ada lagi penyekatan jalan dan level PPKM sudah turun, orderan pengiriman barang tetap tinggi. Sekarang, barang yang termasuk paling sering saya antarkan itu makanan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Bahan membuat kue juga sering saya antarkan,” kata driver yang sering mangkal di Jalan Bakaran Batu, Medan Area itu.

Aji, mitra Gojek yang berdomisili di Batangkuis, Deliserdang, bahkan pernah diminta mengantarkan sepeda dan pot bunga.

Menurutnya, makin banyak warga yang merasakan keandalan GoSend mengantarkan paket. Begitupun, karena menimbang faktor keselamatan dan keamanan barang, ia menolak paket yang dimensi dan bobotnya terlalu besar.

“Driver GoJek pasti bisa menimbang lah mana barang yang layak dibawa. Kalau tidak bisa, pasti mereka menolak,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved