Breaking News:

News Video

Pedagang Pekan Lelo Kembali Mengamuk, Satpol PP Halangi Kendaraan Pedagang yang Hendak Berjualan

Pedagang Pekan Lelo atau Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai), SUMUT, kembali mengamuk dengan petugas Satpol PP.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Pedagang Pekan Lelo atau Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, kembali mengamuk dengan petugas Satpol PP, Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pedagang mengamuk karena petugas Satpol PP kembali mencoba menghalangi pedagang untuk masuk berjualan di Pekan Lelo. Kejadian ini pun sudah berulang kali terjadi, karena Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai meminta pedagang untuk merelokasi dagangannya ke tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah didekat Pasar Rakyat Sei Rampah.

Namun pedagang Pekan Lelo masih bersikukuh bertahan untuk berjualan.

Namun sebelum mengamuk dan hingga terjadi bentrokan, tampak satu unit truk bernomor polisi BE 9252 AJ menghalangi pintu masuk Pekan Lelo.

Alhasil para pedagang yang mayoritas emak-emak itu emosi, dan sasarannya personel Satpol PP yang juga terlihat tampak membuat brikade, agar kendaraan pedagang tidak bisa masuk ke lokasi jualan Pekan Lelo.

Hal serupa juga pernah terjadi beberapa waktu yang lalu, tetapi halangan atau brikade ini hanya dilakukan langsung oleh petugas Satpol PP saja. Brikade pun berhasil ditembus pedagang dengan menyirami mobil pedagang dengan oli kotor.

"Kami di sini berjualan untuk mencari makan dan bukan untuk mencari kekayaan, kami bukan tidak mematuhi aturan. Kami siap berjualan di pasar bambu itu ,tapi kami jangan dilarang berjualan di Pekan Lelo yang hanya buka setiap Minggu siang ini," teriak seorang pedagang.

Teriakan pedagang yang lainnya juga terdengar, bahwa para pedagang di Pekan Lelo sudah berjualan selama 20 tahun.

"Ada apa ini ? sebegitu besarnya keinginan pemerintah untuk menggusur kami, ada apa dibalik semua ini ?," teriak pedagang lainnya.

Sementara itu, tak terlihat satu orang pejabat Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai berada di lokasi selama aksi amukan pedagang ke petugas Satpol PP.

Sementara itu, Informasi dari warga sekitar, pagi tadi truk bernomor polisi BE 9252 AJ itu diduga sengaja diparkirkan di depan pintu masuk Pekan Lelo.

"Setelah sopirnya mengangkat kap atau kepala truk, lalu datang mobil menjemputnya dan pergi entah kemana," ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.

"Truk itu nggak rusak,karena kalau rusak pasti sopirnya kebingungan, ini malah ketawa-ketawa ketika pergi," sambungnya.

Ngamuknya para pedagang Pekan Lelo ini pun merambat hingga ke tengah jalan. Sehingga menghalangi kendaraan yang hendak melintas.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sergai, AKP Agung Basuni, tampak sibuk mengimbau pedagang untuk tidak melakukan orasi di tengah jalan. Alhasil pun pedagang minggir dan lalulintas berjalan normal kembali.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved