Breaking News:

Mantan Koruptor Proyek Alat Peraga Komplain Kejari Binjai SP-3 kan Tersangka Lain

Mantan koruptor proyek alat peraga pertanyakan kinerja Kejari Binjai yang menerbitkan SP-3 terhadap tersangka lain

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
ilustrasi/atum/tribunmedan
ilustrasi korupsi bansos 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Bagus Bangun, mantan koruptor proyek alat peraga tahun anggaran 2011 komplain dengan kejari Binjai.

Pasalnya, Kejari Binjai mendadak menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 kepada oknum pejabat di lingkungan Pemko Binjai yang terlibat kasus ini. 

Sampai sekarang, Buang mengatakan masih banyak pelaku korupsi yang belum ditangkap dan berkeliaran di Kota Binjai.

Apalagi, dirinya sempat ditahan di dalam sel, dan hingga kini pelaku utama tidak juga ditangkap oleh jaksa. 

Baca juga: Berkah Viral, Paris Pernandes Salam dari Binjai Diajak Gabung ke Perusahaan Milik Crazy Rich Medan

Adapun surat penghentian tersebut tertuju kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, berinisial IG. 

"Saya kecewa melihat kinerja tim penyidik Kejari Binjai yang diduga tidak profesional dan melanggar SOP (standar operasional prosedur)," kata dia, saat ditemui di Kota Binjai, Senin (1/11/2021). 

Bagus sendiri sudah dijatuhi hukuman selama satu tahun dua bulan oleh majelis hakim.

Dia kecewa lantaran IG yang juga ditetapkan tersangka malah ditutup kasusnya oleh penyidik. 

Baca juga: Komentar Bobby Nasution Soal Dugaan Korupsi dan Pungli di Kelurahan Madras Hulu

Selaku pejabat pembuat komitmen, Bagus dengan IG selaku kuasa pengguna anggaran yang menjabat Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Binjai dan Direktur CV Aida Cahaya Lestari, Dodi Asmara selaku rekanan ditetapkan tersangka pada gelombang pertama.

Dalam kasus ini, kata dia ada 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved