Breaking News:

Susu Kambing Beromzet Belasan Juta Rupiah, Diolah dengan Varian Rasa hingga Es Krim

Tak hanya ada olahan susu murni, susu kambing dikreasikan dengan inovasi produk mulai dari susu aneka rasa, es krim, hingga masker kecantikan

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
Ketua Kelompok UD Susu Kambing Sejahtera, Reza Satriabayu saat menunjukkan produk olahan susu kambing dengan aneka varian warna. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Susu kambing selama ini dikenal memiliki rasa hambar bahkan berbau amis. Namun kini, dengan zaman yang kian maju, banyak peternak kambing yang mulai berinovasi menciptakan produk turunan susu kambing yang mampu dinikmati oleh semua kalangan.

Tak hanya ada olahan susu murni, kini susu kambing banyak dikreasikan dengan inovasi produk mulai dari susu aneka rasa, es krim, hingga masker kecantikan yang sempat ngetren dengan sebutan masker kefir yang banyak dijual di supermarket hingga marketplace.

Adalah Reza Satriabayu, Ketua Kelompok Susu Kambing Sejahtera yang mengungkapkan jika 30 peliharaan kambing miliknya kini sudah menghasilkan produk seperti susu botol aneka rasa, es krim, dan susu murni.

Setiap hari, Reza dapat memerah susu kambing berjenis Etawa dan Saphera sebanyak 18 liter yang ia ambil tiap pagi dan sore hari di kandang yang terletak di Jalan Batu Permata Raya, Kelurahan Bah Kapul, Kota Pematangsiantar.

Baca juga: Program Kemitraan Jamkrindo Antarkan Susu Kambing Etawa Jadi UMKM Naik Kelas

Bersama sang istri, Elisawati, keduanya meracik olahan susu kambing dengan varian rasa dari perasa makanan yang ia jual mulai Rp 10 ribu-Rp15 ribu per 250ml.

"P agi dan sore siap diperah susunya, disaring, dan dimasukkan ke dalam botol. Ini bisa tahan satu bulan jika masuk ke freezer jika pengemasannya bagus," ungkap Reza, Minggu (31/10/2021).

Reza mengakui bahwa dengan adanya inovasi produk susu kambing ini membuat penjualan mengalami peningkatan, bahkan Reza kini sudah memiliki reseller untuk memperluas produk susu dengan aneka varian rasa ini.

"Adanya varian rasa ini kita senang juga ya karena bisa tahu ternyata susu kambing ini bisa dibuat banyak variasinya. Tiap hari itu kita buat 40-50 botol untuk reseller sama dijual sendiri," ujarnya.

Dikatakan Reza, pemasaran susu kambing ini cukup menjanjikan yang kini dapat ia suplai ke seluruh pelosok Kota Siantar dengan omzet pendapatan rata-rata mencapai belasan juta rupiah.

"Kita jual ada yang beli langsung ke rumah dan ada juga yang kita antarkan ke pemesan. Sejauh ini pemesanan kebanyakan dari dalam kota tapi sesekali ada juga yang dari luar kota seperti Medan dan sekitar Siantar," jelas Reza.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved