GEBRAKAN Terbaru Satgas BLBI, Sita Tanah Senilai Rp 600 Miliar Milik Perusahaan Tommy Soeharto

Satgas BLBI membuat gebrakan baru dengan menyita aset PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto

Editor: Juang Naibaho
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal Tommy Soeharto. (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

TRIBUN-MEDAN.com - Satgas BLBI membuat gebrakan baru dengan menyita aset PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto seluas 124 hektar di Kawasan Industri Mandala Putra, Dawuan, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/11/2021).

Lahan yang disita tersebut bernilai Rp 600 miliar.

Adapun PT TPN saat ini masih berutang kepada negara sebesar Rp 2,374 triliun.

Utang tersebut bermula saat PT TPN mendapat fasilitas pinjaman dari Bank Bumi Daya, yang kini Bank Mandiri.

"Benar, hari ini Satgas BLBI menyita tanah seluas sekitar 120 hektar di Karawang beserta seluruh aset industri yang ada di dalamnya," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud kepada wartawan, Jumat.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Memeras Tempat Pijat, Pekerja Terapis Ngaku Dijebak dan Diminta Rp 50 Juta

Baca juga: Soal Pemerasan Terapis, Polda Sumut Akui Datangi Lokasi Pijat, Pekerja Ngaku Diperas di Renakta

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, yang juga menjadi Ketua Harian Satgas BLBI memaparkan, hingga hari ini, Satgas telah melakukan upaya penagihan terhadap kewajiban Timor Putra Nasional.

Penagihan kewajiban ke Timor Putra Nasional berasal dari kredit beberapa bank.

Adapun outstanding nilai utang Timor Putra Nasional kepada pemerintah yang ditagihkan oleh PUPN setelah ditambahkan Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara sebesar 10% mencapai sekitar Rp 2,6 triliun. Hal ini juga sudah sesuai dengan PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009.

“Penagihan yang telah dilakukan oleh PUPN telah sampai pada tahap penerbitan surat sita atas aset jaminan PT Timor Putra Nasional, namun pelaksanaan sita terhadap aset belum dapat dilaksanakan karena kendala di lapangan dan hari ini dilaksanakan,” kata Rionald, Jumat (5/11/2021).

Sementara itu, saat ini justru PUPN melakukan penyitaan dan pemasangan plang atas empat aset tanah yang merupakan jaminan kredit PT TPN.

Keempat aset tersebut yakni:

- Tanah seluas 530.125,526 m2 terletak di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang sebagaimana SHGB Nomor 4/Kamojing atas nama PT KIA Timor Motors.

- Tanah seluas 98.896,700 m2 terletak di Desa Kalihurip, Kabupaten Karawang sebagaimana SHGB Nomor 22/Kalihurip atas nama PT KIA Timor Motors.

- Tanah seluas 100.985,15 m2 terletak di Desa Cikampek Pusaka, Kabupaten Karawang sebagaimana SHGB Nomor 5/ Cikampek Pusaka atas nama PT KIA Timor Motors.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved