Breaking News:

Jumlah Pekerja di Sumut Meningkat, Didominasi Pekerja Berstatus Pegawai Sebesar 37,28 Persen

Per Agustus 2021, tercatat jumlah pengangguran sebanyak 475 ribu orang, sementara yang bekerja sebanyak 7,03 juta orang. 

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
AJM
Karyawan AHM melakukan proses perakitan sepeda motor Honda BeAT FI di pabrik perakitan AHM, Cibitung. Honda BeAT FI tercatat sebagai sepeda motor skutik terlaris di Indonesia dengan total penjualan mencapai 497.209 unit atau 39% dari total penjualan skutik nasional di kuartal I/2014 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut menyebutkan jika tingkat angkatan kerja mengalami peningkatan.

Adapun jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 7,51 juta orang, naik 161 ribu orang dibanding Agustus 2020, sementara itu jumlah ini naik sebanyak 92 ribu orang jika dibanding Februari 2021. 

Baca juga: KABAR TERKINI Irjen Napoleon Bonaparte Ternyata Belum Dipecat dari Polri Padahal Kasasi Ditolak MA

Per Agustus 2021, tercatat jumlah pengangguran sebanyak 475 ribu orang, sementara yang bekerja sebanyak 7,03 juta orang. 

"Penduduk bekerja mengalami peningkatan sebanyak 194 ribu orang dan pengangguran menurun sebanyak 33 ribu orang jika dibandingkan secara Year on Year pada tahun 2020," ungkap Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, Jumat (5/11/2021).

Dijelaskan Syech, berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2031, terdapat tiga lapangan pekerjaan yakni Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 35,62 persen, Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 18,08 persen, dan Industri Pengolahan sebesar 9,70 persen.

"Dominasi lapangan pekerjaan ini dalam menyerap tenaga kerja masih sama baik untuk Agustus 2020 maupun Februari 2021," ujarnya.

Sementara itu, untuk di wilayah Sumut tiga lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan terbesar adalah Jasa Keuangan dan Asuransi atau 0,27 persen poin), Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial atau 0,26 persen poin, dan Pertambangan dan Penggalian atau 0,16 persen poin.

Kemudian, Pada Agustus 2021, BPS Sumut juga memperoleh data jika penduduk yang bekerja di kegiatan informal sebanyak 4,18 juta orang atau 59,33 persen, sedangkan yang bekerja di kegiatan formal sebanyak 2,86 juta orang atau 40,67 persen. 

Baca juga: Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Dikebumikan di TPU Taman Malaka, Ratusan Peziarah Penuhi Lokasi

Penduduk bekerja di kegiatan informal pada Agustus 2021 turun sebesar 0,29 persen poin jika dibandingkan Agustus 2020, tetapi apabila dibandingkan Februari 2021 pekerja informal naik sebesar 0,17 persen poin.

Adapun saat ini, status pegawai/karyawan mendominasi sebesar 37,28 persen, berusaha sendiri 19,17 persen, pekerja keluarga/tak dibayar 16,14 persen, dan lainnya.

Jika dilihat berdasarkan latar pendidikan, Pada Agustus 2021, penduduk bekerja masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan SD ke bawah yaitu sebanyak 26,29 persen. Sementara tenaga kerja yang berpendidikan tinggi yaitu Diploma dan Universitas sebesar 13,26 persen. 

"Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama baik pada Agustus 2020 maupun Februari 2021," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved