Breaking News:

Panglima TNI Sebut ada 11 Kabupaten/Kota di Sumut Alami Peningkatan Kasus, Ini Alasan Gubernur Sumut

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengakui ada kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Sumut karena hal berikut ini

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang diwawancarai di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan usai Salat Jumat pada Jumat (5/11/2021).(TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan saat ini ada 131 kabupaten/kota di Indonesia yang daerahnya menunjukkan tren kenaikan kasus Covid-19.

Untuk di Sumut, kabupaten/kota yang mengalami tren kenaikan kasus konfirmasi di antaranya yakni Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Toba, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Nias Selatan, Tapanuli Tengah dan Padanglawas.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebutkan kondisi tersebut terjadi lantaran adanya kesalahan input data.

Baca juga: SERIUS Menangani Covid-19, Bobby Nasution Dapat Saran dari Dadang Darmawan, Begini Pendapatnya

Sebab, berdasarkan data di lapangan situasi pandemi Covid-19 menunjukkan hal sebaliknya.

"Ada satu perosalan, digitalisasi untuk pelaporan ini yang belum sinkron. Kenyataan riil adalah dia turun. Tapi laporan-laporan kni yang membuat tidak konek sama pusat," sebut Edy, Jumat (5/11/2021).

Di samping itu, orang nomor satu di Pemprov Sumut tersebut mengatakan terjadinya kenaikan level PPKM disejumlah kabupaten/kota lantaran capaian vaksinasinya belum memenuhi target.

Seharusnya hingga akhir Oktober 2021, capaian vaksinasi di Sumut menembus 50 persen dari jumlah penduduk yang ada.

Baca juga: COVID-19 Masih Ada, Satgas Minta Masyarakat Jangan Lengah saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022

"Kedua vaksinasi itu menjadikan suatu pengaruh dalam penentuan level. Vaksinasi kita yang dituntut pada akhir bulan Oktober adalah 50 persen. Kita masih ada yan kepala tiga, 30 persen. Ada 16 kabupaten dan kota lagi yang masih seperti itu," ucapnya.

Dan untuk mencapai target capaian vaksinasi, maka Pemprov Sumut bersama Satgas Penanganan Covid-19 Sumut akan terus berupaya menyuntikan vaksin kepada masyarakat.

"Kami kejar. Persoalannya vaksinnya tak ada, tapi pusat yang menentukan level itu. Tapi ya tak apa-apa kita positif thinking. Kita berusaha untuk memperbaiki kelemahan kelemahan itu," ujar Edy.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved