Breaking News:

Petani di Kabupaten Toba Ngeluh, Diberi Bibit Jagung Tapi Pupuknya Tidak Ada

Petani di Kabupaten Toba mengeluhkan kelangkaan pupuk yang kerap terjadi ketika memasuki musim tanam. Petani pun bingung harus berbuat apa

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
Bupati Toba Poltak Sitorus memberikan bibit jagung kepada masyarakat Toba di Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Jumat (6/8/2021). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah kelompok tani yang berada di Kecamatan Uluan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA- Dalam rangka meningkatkan produksi hasil pertanian di Kabupaten Toba, Pemkab Toba membagikan bibit jagung kepada masyarakat.

Bibit itu kemudian ditanam dengan harapan bisa tumbuh dan menghasilkan pendapatan bagi petani.

Tapi sayangnya, meski pembagian bibit ini diapresiasi, para petani mengeluh lantaran tak bisa mendapatkan pupuk.

Baca juga: Resep Bakwan Talas Jagung dan Cara Membuatnya, Menu ini Bikin Ngemil Malam Jadi Lebih Lengkap

Menurut petani, percuma saja bibit diberi gratis untuk ditanam, tapi mereka kesulitan mendapatkan pupuk.

Kalau lah pupuk sulit didapat, kata petani, untuk apa bibit jagung ditanam.  

“Kalau pupuk, kita akui mengalami kesulitan saat ini. Pupuk dari kelompok tani tidak ada," kata Horpa boru Hutagaol, warga Desa Simarmar, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Dukung Pertanian Jagung Kabupaten Toba, Inalum Serahkan Lima Unit Mesin Pemipil Jagung

Menurut Horpa, masalah kelangkaan pupuk ini sebenarnya persoalan klasik.

Hampir saban tahun, kasus serupa terjadi.

Para petani yang sudah memulai menanam jagung, kelimpungan mencari pupuk.(cr3/tibun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved