Breaking News:

Jaga Estetika Kota, Baskami Ginting Minta Pemko Medan dan PLN Kanalisasi Listrik Bawah Tanah

Baskami menilai, harus ada sinergisitas pemerintah daerah khususnya Pemko Medan bersama PLN dalan melakukan konversi jaringan kabel

Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting tatkala melakukan kegiatan serap aspirasi di Jalan Pales VI, Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SUMUT - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting mengungkapkan, pihaknya berupaya meminta kepada PLN Wilayah Sumatera Utara bersama Pemko Medan dapat memindahkan kabel PLN jaringan tegangan rendah (JTR) ke dalam tanah.

Hal tersebut disampaikan Baskami tatkala melakukan kegiatan serap aspirasi di Jalan Pales VI, Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan.

Baskami menilai, harus ada sinergisitas pemerintah daerah khususnya Pemko Medan bersama PLN dalan melakukan konversi jaringan kabel atas ke kabel bawah tanah. Menurutnya hal ini diperlukan untuk menjaga estetika kota.

"Saya melihat di setiap persimpangan jalan, maupun di daerah yang padat penduduknya, kabel listrik kita semrawut. Saya kira ini potensi bahayanya sangat besar. Lagipula estetika kota rusak karena kabel-kabel itu," katanya, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Baskami, proses pemindahan kabel udara yang disebut Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) ke kabel bawah tanah memerlukan dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat.

Menurutnya, proses pemindahan itu perlu biaya yang tak sedikit juga proses bertahap.

"Tentunya saya kira PLN sedari dulu sudah melakukan kajian mengenai masalah kanalisasi listrik bawah tanah ini," jelasnya.

Baginya, potensi gangguan terhadap jaringan ini akan lebih minim dibanding dengan kabel jaringan atas.

"Kita sama-sama tahu, Medan sering terjadi cuaca ekstrim seperti hujan maupun angin kencang," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya kanalisasi listrik bawah tanah itu, dapat membuat layanan listrik semakin baik dan potensi listrik padam semakin minim.

Baskami menjelaskan, bila minim gangguan maka potensi listrik Sumatera Utara dapat dimaksimalkan.

"Sehingga selain estetika kota kita mendapat dampak ekonomi yang positif," pungkasnya.

Sementara itu, warga Pales VI, Sarinah mengatakan, ia berharap Ketua DPRD Sumut dapat menyalurkan aspirasi ke pemerintah setempat. Khususnya pengaturan kabel listrik.

Menurutnya, setiap hujan lebat dan angin kencang banyak pohon tumbang menipa kabel-kabel listrik itu.

"Belum lagi bahaya konsleting listrik. Kami berharap usulan Pak Baskami dapat segera ditindak lanjuti sehingga kota kita juga dapat tertata lebih baik," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved