Breaking News:

Kejahatan Cyber

Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Toba Tawarkan Jual Beli Jabatan, Poltak: Bertobatlah

Akun media sosial (medsos) yang memakai foto Bupati Toba Poltak Sitorus menawarkan jual beli jabatan ke para ASN

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Bupati Toba Poltak Sitorus menyatakan dirinya tidak mengintervensi pegadaan bibit jagung senilai Rp 6,1 miliar yang dianggap bermasalah. 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA- Akun media sosial (medsos) yang menggunakan foto Bupati Toba, Poltak Sitorus menawarkan jual beli jabatan pada sejumlah aparatur sipil negara (ASN).

Tak pelak, kasus ini pun bikin geger masyarakat, terlebih-lebih di kalangan ASN.

Karena merasa dirugikan, Poltak Sitorus kemudian mengadu pada Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya.

Poltak Sitorus meminta AKBP Akala Fikta Jaya menangkap pelaku yang menggunakan foto dirinya untuk kejahatan siber. 

Baca juga: Polisi Tangkap Pemilik Akun Medsos yang Hina Anggota Brimob, Ternyata Bukan dari Sumut

"Kami sedang persiapkan laporan resminya ke polisi. Pak Bupati meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan akun-akun yang mengatasnamakan Bupati," kata Kadis Kominfo Toba, Lalo Hartono Simanjuntak, Senin (8/11/2021).

Dalam sebuah video singkat, Poltak Sitorus menegaskan dirinya tidak pernah sama sekali menawarkan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Toba.

Dia memilih dan mengangkat pejabat itu bukan berdasarkan uang sogokan, melainkan berdasarkan kemampuan dan melalui proses seleksi yang ketat.

Baca juga: HATI-HATI Kena Tipu, Akun Medsos Bupati dan Wakil Bupati Sergai Dipalsukan

Jika ada medsos yang menawarkan dan mengaku bisa menaikkan pangkat ASN di Pemkab Toba, dipastikan itu penipuan.

“Sekali lagi, tidak ada jual-beli jabatan. Saya punya akun asli, dua akun saya dan itu jalan sekarang. Tidak ada masalah dengan itu,” sambungnya.

Karena akun palsu yang memakai foto dirinya digunakan untuk menipu, Poltak Sitorus meminta pada pelakunya untuk segera bertobat.

"Sekali lagi, bertobatlah. Jangan lakukan itu. Itu kejahatan. Polisi juga saya minta menangkap supaya itu bisa diproses hukum,” sambungnya.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved