'Cabe-cabean' Pesta Miras di Hotel, saat Terjaring Razia Ngaku Sudah Nikah Siri

Petugas Satpol PP Pemkab Asahan mengamankan dua orang 'cabe-cabeaan' yang lagi pesta minuman keras di hotel

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Dua orang cabe-cabean terjaring saat pesta miras di hotel kelas melati 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN- Petugas Satpol PP Pemkab Asahan kembali merazia sejumlah hotel kelas melati di Kisaran hingga ke Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Dalam razia tersebut, petugas Satpol PP menemukan dua orang 'cabe-cabean' yang diduga pesta miras bersama dua orang laki-laki.

Saat terjaring razia di Hotel Cahaya Asahan, seorang 'cabe-cabean' awalnya kebingungan saat diminta menunjukkan KTP. 

"Mana KTP kalian," kata petugas bernama Johan, Senin (8/11/2021) dinihari.

"Tidak ada pak, saya masih 15 tahun," ujar wanita yang mengenakan pakaian hitam.

Baca juga: Tiga Remaja Pesta Miras Marah Saat Ditegur Pria Tua, Gelap Mata dan Keroyok Korban hingga Tewas

Penasaran, petugas bertanya apakah keduanya masih bersekolah.

Dengan lantang, 'cabe-cabean' ini mengaku sudah menikah siri.

"Sudah menikah pak," jawab remaja perempuan tersebut.

Namun, dia mengaku suaminya baru saja pergi sebelum razia.

Tak percaya begitu saja, petugas kemudian menggelandang kedua wanita tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk di data.

Selain itu, dua pasang lainnya juga ditemukan oleh petugas di Hotel Cahaya Asahan di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, dan Penginapan Ivan yang terletak di Jalan Panglima Polem, Kabupaten Asahan.

Baca juga: UKSW Berduka, 3 Mahasiswa asal Papua Meninggal akibat Pesta Miras, Seorang Penjual Miras Diciduk

Di penginapan Ivan, dua orang yang bukan pasangan suami istri tersebut kedapatan lari melompat pagar untuk menghindari rajia petugas.

Namun, keduanya berhasil diamankan petugas saat hendak melarikan diri.

Kabid Trantibum Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan mengaku kedua wanita yang kedapatan di Hotel Cahaya memang akan melakukan pesta miras.

"Kami mengamankan dua pasang bukan suami istri dan dua wanita dibawah umur dengan miras didalam kamar," ujar wanita yang akrab di panggil Mak Eros itu.

Baca juga: Pengakuan Mahasiswi 23 Tahun yang Diperkosa Bergilir 3 Pria, Ternyata Baru Kenal di Pesta Miras

Lanjutnya, enam orang tersebut kini dibawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan.

"Diminta buat surat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatannya," kata mak Eros.

Sementara, razia tersebut diduga telah bocor dan diketahui oleh pasangan yang menginap di hotel-hotel di Kisaran.

Pasalnya, dari enam hotel yang dilakukan penggerebekan, hanya terdapat dua pasang bukan suami istri dk temukan petugas.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved