Breaking News:

Kapolres dan Wakil Wali Kota Binjai Bakar Ganja di Kantor Kejari Binjai

Pejabat di Kota Binjai ramai-ramai bakar ganja di kantor Kejari Binjai. Sementara sabusabunya diblender

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kejaksaan Negeri Kota Binjai bersama Wakil Wali Kota Rizky Yunanda Sitepu dan Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting sama-sama bakar ganja di pelataran parkir Kejari Binjai, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Senin (8/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI- Wakil Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu bersama Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting dan Ketua PN Binjai, Teuku Syarafi ramai-ramai bakar ganja di kantor Kejari Binjai.

Tidak hanya membakar ganja, para pejabat juga memblender sabu yang dipimpin Kepala Kejari Binjai, Husein Admaja.

Adapun aksi bakar-bakar ganja dan blender sabu ini bagian dari upaya pemusnahan barang bukti. 

Menurut Kepala Kejari Binjai Husein Admaja, ganja dan sabu dimusnahkan karena sudah berkekuatan hukum tetap. 

Baca juga: Disoroti KPK, Gedung DPRD Binjai Baru Selesai Tahun Depan

"Bahwa pemusnahan barang bukti ini berkaitan dengan kasus narkotika dan tindak pidana umum yang saat ini masih tersimpan di dalam gudang penyimpanan," kata Husein, Senin (8/11/2021).

Selain itu, pemusnahan juga dilakukan untuk menghindari terjadi penyimpangan. 

"Untuk menghindari terjadinya penyimpangan, maka dilaksanakan pemusnahan barang bukti," jelasnya. 

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, yakni narkotika jenis sabu sabu seberat 219,51 gram, ekstasi 157 butir, ganja 1078,9 gram, handphone 7 unit dan satu kelewang, lalu barang bukti tindak pidana kejahatan umum lainnya.

Baca juga: Pabrik Plastik di Binjai Dituding Penyebar Racun Lewat Limbah Bahayakan Kesehatan Warga

Terpisah, Kapolres Kota Binjai AKBP Ferio Sano Ginting mengatakan, dirinya puas dengan kegiatan ini. 

"Dalam pengungkapan kasus besar narkotika, kita memiliki dua perasaan, yang pertama memiliki rasa kepuasan dan banggaan atas keberhasilan dalam melakukan pengungkapan kasusnya dan yang kedua adanya perasaan sedih karena menjadi sasaran peredaran narkotika," ucapnya.

Dengan adanya pemusnahan ini, ia berharap masyarakat lebih aktif lagi mengawasi lingkungan dari peredaran narkotika. 

Sebab, katanya narkoba adalah musuh bersama, bukan hanya aparat kepolisian saja. Karena narkoba, kata dia generasi penerus bangsa akan rusak dan melawan negara. 

"Mari kita sama-sama untuk memerangi narkoba karena narkoba akan merusak generasi penerus bangsa," jelasnya.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved