News Video

Usai Disita Satgas BLBI, Daftar 4 Aset Tommy Soeharto Senilai Rp 600 Miliar Bakal Dilelang

Sebanyak empat aset jaminan kredit dibitur PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putrta atau Tommy Soeharto bakal dilelang.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebanyak empat aset jaminan kredit dibitur PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putrta atau Tommy Soeharto bakal dilelang.

Sebelumnya, aset senilai Rp 600 miliar tersebut disita oleh Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Keempat aset itu berupa tanah yang terletak di Karawang, Jawa Barat.

Dikutip dari Kompas.com, keempat aset itu disita oleh Satgas BLBI pada Jumat (5/11).

Sebanyak tiga aset tanah yang disita atas nama PT KIA Timor Motors.

Aset pertama berupa tanah seluas lebih dari 530 ribu meter persegi yang terletak di Desa Kamojing, Karawang.

Lalu tanah seluas lebih dari 98 ribu meter persegi di Desa Kalihurip, Karawang.

Kemudian tanah seluas lebih dari 100 ribu meter persegi yang terletak di Desa Cikampek, Karawang.

Aset terakhir yakni tanah seluas lebih dari 518 ribu atas nama PT Timor Industri Komponen yang berada di Desa Kamojing, Karawang.

Plang penyitaan negara di empat lokasi tersebut juga telah dipasang oleh pemerintah.

Aset seluas 124 hektar tersebut ditaksir senilai Rp 600 miliar.

Pelelangan dilakukan untuk melunasi utang-utang PT TPN yang menerima dana BLBI pada 1998 silam.

Hingga kini, Satgas BLBI masih melakukan penghitungan pada aset-aset tersebut.

Diberitakan sebelumnya, PT TPN masih berutang pada negara senilai Rp 2,374 triliun.

Utang tersebut berasal saat PT TPN mendapat fasilitas pinjaman dari Bank Bumi Daya yang kini menjadi Bank Mandiri.

Menpolhukam Mahfud MD menyatakan, penagihan terus tertunda hingga 22 tahun lamanya.

(Tribun-Video.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved