Breaking News:

Angka Vaksinasi Masih Rendah, Polda Sumut Kirim Ribuan Vaksin ke Pulau Nias

Pemberian vaksin ini juga dalam momentum peringatan 'Hari Pahlawan' yang jatuh pada 10 November.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hasanuddin saat meninjau vaksinasi di Kepulauan Nias, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Polda Sumut dan Kodam I Bukit Barisan mengirimkan ribuan Vaksin di Kepulauan Nias, Rabu (10/11/2021).

Pemberian vaksin ini juga dalam momentum peringatan 'Hari Pahlawan' yang jatuh pada 10 November.

Adapun ribuan vaksin yang didistribusikan disebarkan 3 Kabupaten yang ada di kepulauan Nias.

Baca juga: Pelaku Bajing Loncat Sikat Belasan Karung Tepung Ditangkap Polisi, Beraksi Saat Sopir Tak Tahu Jalan

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, serbuan vaksin ini untuk mendongkrak jumlah warga yang hendak divaksin.

Apalagi presentasi vaksinasi disini belum mencapai 50 persen.

"Di hari pahlawan, Polda Sumut dan Kodam I/BB meningkatkan vaksinasi di Kepulauan Nias karena presentasi vaksinasinya di daerah ini  belum mencapai 50 persen," kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Rabu (10/11/2021).

Berdasarkan data vaksinasi adapun kabupaten yang capaian vaksinasinya masih rendah adalah Nias Utara yakni baru mencapai 18 persen.

Dengan demikian diharapkan 10.000 dosis vaksin yang telah digelontorkan dapat mendongkrak warga yang divaksin hingga 70 persen sesuai instruksi pemerintah. 

Selain vaksin, Polda Sumut dan Kodam I Bukit Barisan juga menambahkan jumlah vaksinator. Hal ini berguna untuk membantu masyarakat agar tidak perlu mengantre.

"Diharapkan dengan peningkatkan tenaga vaksinator di Nias Utara ini, target kita diakhir Desember mencapai 70 persen sesuai instruksi pemerintah pusat," ungkapnya.

Lebih lanjut Panca menerangkan, TNI dan Polri menargetkan 10.000 dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat termasuk bagi warga yang tinggal di daerah terpencil sehingga tetap menjadi prioritas.

Baca juga: Kadis Pendidikan Karo Tak Tahu Pelaksanaan Ujian PPPK Diundur : Pertama Tau dari Peserta

Polri-TNI juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan serta dinas terkait agar dapat mendampingi warga agar terdata dengan baik.

"Saya melihat antusias masyarakat sangat tinggi dan ini menjadi kunci sukses percepatan vaksin karena masyarakat bersemangat.

Kita juga mengimbau menjelang Natal dan tahun baru masyarakat untuk tidak bereforia dalam merayakannya karena kita tidak ingin masyarakat yang sudah divaksin abai protokol kesehatan yang akan berdampak kepada masyarakat yang lain," pungkasnya.

(Cr25/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved