Breaking News:

Promosi Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus Kenang Kepalanya Dilempar Batu

20 bulan bertugas di Deliserdang banyak hal yang tidak bisa dilupakan oleh Firdaus yang dipromosikan sebagai PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus ketika memaparkan kasus kriminal beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com,DELISERDANG - Posisi Kasat Reskrim di Polresta Deliserdang akan segera berganti. 

Sesuai surat telegram Kapolda Sumut nomor 754/X/KEP/2021 tertanggal 29 Oktober 2021 yang ditandatangani oleh Karo SDM, Kombes Pol Heru Budi Prasetyo atas nama Kapolda Sumut posisi Kompol Muhammad Firdaus digantikan oleh AKP I Kadek Hery Cahyadi yang saat ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan. 

20 bulan bertugas di Deliserdang banyak hal yang tidak bisa dilupakan oleh Firdaus yang sekarang dipromosikan sebagai PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan. 

"Salah satu yang paling berkesan selama bertugas di Deliserdang ini kepala saya kena (lempar) batu akibat melerai tawuran di daerah Namorambe. Saat itu ada tawuran antara kelompok PP dengan kelompok IPK karena kejadiannya begitu cepat," ucap Firdaus Rabu, (10/11/2021).

Pria yang baru menyelesaikan studi S-III nya dan mendapat gelar Doktor ini juga sangat berkesan dengan kepemimpinan Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi. 

Disebut atasannya itu menjadi tauladan baginya karena bosnya selalu mengarahkan dan membimbing untuk membuat tuntas dalam pekerjaan. 

Sosok Wakapolresta, AKBP Julianto P Sirait juga disebut menjadi senior panutan karena selalu perhatian dalam pekerjaannya. 

"Kalau untuk penanganan kasus saat pengerusakan warung tuak di Batang Kuis yang  sangat sulit penyelesaian permasalahannya. Berkesan sekali Deliserdang ini bagi saya, masyarakat termasuk wartawannya mudah diajak kerjasama," kata Firdaus. 

Peristiwa pembunuhan sempat beberapa kali terjadi di wilayah hukum Polresta Deliserdang. Beberapa kali kejadian pelaku pembunuhan pun dalam waktu singkat berhasil cepat ditangkap.

Saat ini tinggal pelaku pembunuhan yang terjadi di Tanjung Morawa yang belum tertangkap. Seorang pria yang punya gangguan mental sempat dirampok di rumahnya dan kemudian dihabisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved