Breaking News:

Tangkahan dan Bahorok Jadi Target Pengembangan Wisata Pemprov Sumut Tahun 2022

Pemprov Sumut bertekad kembangkan sejumlah desa di Tangkahan dan Bahorok menjadi lokasi destinasi wisata tahun 2022

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Jalan menuju ke lokasi Ecowisata Tangkahan hancur lebur, Selasa (1/6/2021). Sayangnya tidak ada perhatian dari pemerintah daerah.(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Demi merealisasikan pengembangan wisata Tangkahan dan Bahorok yang berada di Kabupaten Langkat, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara kembali menggelar rapat bersama Pemkab Langkat dan sejumlah pegiat pariwisata.

Rapat tersebut berlangsung di kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (10/11/2021).

"Rapat pertama kan kita bahas rencana kerja. Rapat kedua ini sudah mengerucut, sudah dapat desa-desa yang menjadi desa wisata. Tapi saya sampaikan juga masteplan, grand design tetap harus dibuat. Secara besar," kata Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah atau Ijeck, Rabu.

Baca juga: Listrik Sering Padam di Ecowisata Tangkahan, Warga: Kata Petugas PLN Kami Disini Ilegal

Menurut Ijeck, untuk pengembangan kawasan wisata Tangkahan dan Bahorok di Langkat, maka perlu keseriusan antar lintas sektor, baik Pemprov Sumut maupun Pemkab Langkat serta para pegiat pariwisata.

Sehingga ada targetan yang harus diselesaikan, agar tidak sampai melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Di samping juga, keterlibatan para pegiat pariwisata bertujuan agar nantinya program desa wisata ini turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Tahun 2022 harus semarak. Tak bisa konsep ini jalan masing-masing. Harus betul-betul serius, kerja ini harus kerja nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. Penekanan kita pada rapat kedua ini sudah berbicara ke mana yang mau dikerjakan," jelas Ijeck.

Baca juga: Tangkahan Lokasi Wisata Bertaraf Internasional, Tapi Akses Jalannya Hancur Lebur

Ijeck menambahkan, rapat membahas pengembangan kawasan wisata Tangkahan-Bahorok pun akan terus berlanjut.

"Minggu depan bahas rapat teknis," sebutnya.

"Provinsi pun menyadari bahwa memang wilayah milik kabupaten/kota. Maka kita tak mau rencana kita, tapi tak kita ajak kabupaten/kota.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved