Breaking News:

582 Eks Mahasiswa Insitut Teknologi Medan Diterima di Kampus Baru, Ini Daftar Universitas Penampung!

Sebanyak 582 mantan mahasiswa Institut Teknologi Medan telah pindah ke universitas yang baru.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Suasana kampus Institut Teknologi Medan ( ITM) pasca ditutup oleh L2DIKTI beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 582 mantan mahasiswa Institut Teknologi Medan telah pindah ke universitas yang baru.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Aziz Salim menyatakan surat keterangan pindah 582 mantan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) telah diterima oleh kampus baru mereka, yaitu Universitas Medan Area Universitas Al-Azhar, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Harapan Medan, Universitas Islam Labuhan (Unisla), dan Universitas Al-Washliyah. 

Menurutnya, 582 mahasiswa yang telah diterima oleh kampus baru itu belum mengikuti perkuliahan. 

"Saat ini mereka akan mengurus administrasi terlebih dahulu baru akan melaksanakan pembelajaran di kampus barunya," Tutur Aziz, Kamis (11/11/2021)

Azis mengatakan, pihaknya berusaha sebaik mungkin untuk mengerus kepindahan para mantan mahasiswa ITM. 

"Ada ribuan mahasiswa yang terlantar dan kami telah berusaha secepat mungkin, namun terkadang ada data mahasiswa yang kurang syarat otomatis akan kami tunda karena tidak sesuai dengan prosedur," paparnya. 

Banyaknya mahasiswa yang menginput data ganda merupakan satu diantara penyebab lambatnya proses pemindahan mahasiswa.

"Saat ini saja ada 1.821 mahasiswa ITM yang menginput datanya berulang kali dan itu harus kita hapus agar memudahkan kita dalam pemberkasan ini,"terangnya.

Untuk itu ia berharap agar mahasiswa tidak menginput data online secara dua kali.

"Harap bersabar. Dan tolong saya minta kepada mahasiswa untuk tidak menginput data berulang kali karena semuanya pasti akan kami lihat dan baca," paparnya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved