News Video

Duet Ephorus HKBP dan Sandiaga Uno Mainkan Gondang Batak di Kaldera Nomadic Escape

Ephorus HKBP Pdt Robin Butarbutar dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno uji kebolehan dengan memainkan gondang Batak

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Ephorus HKBP Pdt Robin Butarbutar dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno uji kebolehan dengan memainkan gondang Batak, Rabu (10/11/2021) di Kaldera Nomadic Escape .

Duet Pdt Robin Butarbutar dan Sandiaga Uno didampingi oleh dua seniman abang- adik Martogi Sitohang dan Martahan Sitohang.

Dalam unggahannya di facebook, Pdt Robin Butarbutar menyebutkan aksi ini sebagai Pembukaan Pelatihan Musik Tradisional yang diikuti 40 orang pemuda HKBP dan masyarakat sekitar Danau Toba.

Sesuai jadwal, pelatihan akan dilaksanakan pada 10-28 November 2021.

"Pelatihnya adalah musisi tradisional kaliber nasional dan internasional, Bpk Martogi dan Martahan Sitohang, ahli musik tradisional Batak," tulis Pdt Robin Butarbutar .

Kereta Gantung akan Hadir di Danau Toba

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, membuka kegiatan Pengembangan Atraksi Seni Budaya di Kaldera Toba Nomadic Escape.

Dalam kesempatan yang itu, Menparekraf menyampaikan bahwa pemerintah membuka luas kesempatan investasi kepada seluruh pihak di Danau Toba.

"Ini merupakan langkah untuk mempercepat pengembangan destinasi super prioritas, melihat perubahan yang signifikan dari Kaldera Toba ini, kita optimis rencana untuk pembangunan kereta gantung akan rampung di awal tahun, " tutur Menparekraf, Rabu (10/11/2021).

Ia juga menyampaikan, investasi kereta gantung yang sedang dimatangkan ini juga telah mendapat dukungan dari masyarakat Sigapiton.

"Tadi pagi saya di Sigapiton, dan sudah dibicarakan dan sudah mendapatkan dukungan dari masyarakat, " ujarnya.

"Masyarakat sangat mendukung pembangunan yang diharapkan mampu menjadi ikon baru DSP Danau Toba, " tambahnya.

Oleh karena itu, Sandiaga menyatakan akan mempercepat proses tender pembangunan kereta gantung tersebut.

"Kita juga akan mempercepat proses tendernya dan mudah-mudah awal tahun depan kita mulai prosesnya, " lanjutnya.

Sehingga kereta gantung diharapkan sudah beroperasi dalam waktu 18-24 bulan mendatang sebagai bagian daripada transportasi.

"Kereta gantung ini akan menambah atraksi di Danau Toba, selain itu sebagai bagian daripada transportasi yang ramah lingkungan karena menggunakan energi baru dan terbarukan," tutup Sandiaga.

(hen/tim/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved