Kelompok Suporter PSMS Medan Lancarkan Protes, King: Kami Sudah Pernah Bangun Dream Team
"Boleh-boleh saja kecewa. Wajar. Tapi perjalanan PSMS kan masih panjang," kata King.
TRIBUN-MEDAN.com,PEKANBARU - Kelompok suporter PSMS Medan, SMecK Hooligan melakukan aksi tempel poster kritikan di sekretariat PSMS Medan, Stadion Kebun Bunga, Jalan Candi Borobudur, Medan, Kamis (11/11/2021) lalu.
Menanggapi aksi itu, manajemen PSMS Medan melalui sekretarisnya, Julius Raja mengatakan, wajar jika beberapa pihak termasuk suporter melakukan kritikan terkait sepak terjang PSMS di Liga 2 2021.
"Kami sebenarnya apresiasi terhadap kelompok suporter yang menginginkan bagaimana PSMS Medan naik ke Liga 1. Bukan hanya suporter, semua pihak pasti menginginkan itu," katanya kepada Tribun Medan, Jumat (12/11/2021).
Dikatakan Julius, boleh-boleh saja kelompok suporter merasa kecewa dengan penampilan PSMS Medan di ajang Liga 2 2021, tapi perjalanan skuat berjuluk 'Ayam Kinantan' juga masih panjang.
"Boleh-boleh saja kecewa. Wajar. Tapi perjalanan PSMS kan masih panjang. Dan sekarang, walaupun laga kemarin (PSMS vs Babel United, 1-1) draw, tim kita naik ke posisi dua," ujarnya.
Lanjut pria yang sering dipanggil King itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan staf pelatih untuk mengupayakan sisa laga, PSMS Medan meraih hasil yang maksimal.
Baca juga: Poster Pesan Kekecewaan Suporter di Mes PSMS Medan: Harga diri PSMS bukan Liga 2!
King mendapat kabar sekitar pukul 21.00 WIB, sehabis pertandingan PSMS vs Muba Babel United, kelompok suporter masuk menempel-nempel poster kritikan di sekretariat PSMS Medan.
"Itu bentuk kekecewaan. Berarti ya harus lebih serius menanggapi tiga pertandingan sisa. Bagaimana tiga pertandingan ini supaya meraih maksimal tiga poin dan lolos delapan besar," ucapnya.
King mengatakan, manajemen dan tim bukannya tidak berupaya untuk membuat klub kebanggaan masyarakat Kota Medan ini berkembang dan naik ke Liga 1.
Sejak tahun lalu, upaya-upaya tersebut sudah dilaksanakan. Selain merekrut pemain dan pelatih berkualitas, pihaknya juga terus membenahi kekurangan di tubuh PSMS Medan.
"Secara jujur kita sudah siapkan tahun yang lalu, katakan 'dream team' PSMS lah. Kita sudah upayakan merekrut pelatih berkualitas, Gomes de Olivera dan asistennya Ansyari Lubis," katanya.
Selain merekrut pelatih, sambung King, pihaknya juga merekrut pemain dari Liga 1. Mulai dari Ok John (stopper), M. Agung (stopper), Emmanuel Wanggai (gelandang), Paulo Sitanggang (gelandang serang).
Selain itu, PSMS juga merekrut, Escobar (striker naturalisasi), Ferdinand Sinaga (striker), Jadug (back kanan), dan gelandang tim nasional, Anis sagara dari Bali United.
"Semua ini tahun 2019-2020 sudah dipersiapkan dengan matang dan hampir 7,5 M dana kita habis. Tapi kompetisi nya tidak jalan karena covid. Semua sudah dilakukan oleh manajement tahun yang lalu," ucapnya.
PSMS Medan sendiri di ajang Liga 2 putaran kedua Grup A, sudah bermain dua kali. Dari pertandingan itu, PSMS Medan meraih hasil sekali menang saat melawan KS Tiga Naga, dan sekali seri sat melawan Muba Babel United.
Pada lanjutan putaran kedua Grup A Liga 2 2021 nanti, PSMS Medan memang masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Sisa pertandingan ini akan diupayakan meraih hasil positif agar lanjut ke babak delapan besar. (cr12/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/poster-mess-psms-poster.jpg)