Breaking News:

Longsor di Desa Kinangkung

Waspadai Longsor Susulan di Desa Kinangkung, BPPB Ungsikan Warga ke Desa Tetangga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang mengantisipasi longsor susulan di Desa Kinangkung.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
seorang petugas membersihkan jalan masuk menuju Desa Kinangkung, Sibolangit, yang tertimbun longsor, Jumat (12/11/2021). 

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang mengantisipasi longsor susulan di Desa Kinangkung, Tangguren, Kecamatan Sibolangit.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang Zainal Abidin Hutagalung mengatakan, longsor masih mungkin terjadi karena saat ini hujan masih turun.

Ia mengatakan, warga desa itu pun telah diungsikan ke tempat yang aman.

"Longsor susulan kemungkinan akan terjadi. Makanya kami ungsikan sementara masyarakat ke dusun sebelah, sambil kita memperbaiki jalan ini agar dapat di pergunakan lagi," katanya, Jumat (12/11/2021).

Ia mengatakan, saat ini petugas masih berupa mencari potongan tubuh korban yang belum ditemukan.

"Masih diupayakan untuk pencarian kembali, kemudian tindakan lain yang berkaitan dengan kedaruratan bencana tadi," sebutnya.

Zainal Abidin menambahkan, pihaknya telah mendirikan posko dapur darurat, untuk memenuhi kebutuhan makan para warga di sana.

"Kita telah memasang tenda, pembuatan posko dapur umum, memberikan logistik siap saji kepada masyarakat," tuturnya.

Tampak, sejumlah warga dari luar desa berdatangan untuk mengantarkan sejumlah sembako yang akan di bagikan kepada masyarakat yang terkena longsor.

Longsor terjadi di desa Tangguren, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/11/2021) kemarin.

Sebanyak sepuluh rumah tertimbun longsoran tanah. Sebanyak satu orang mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Satu orang warga dikabarkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke puskesmas terdekat.

Hingga kini warga bernama Rasmiken Br. Ginting  (67), itu belum ditemukan. (cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved