Breaking News:

Mengaku Bisa Kembalikan Keperawanan dan Usir Genderuwo, Pemuda Batubara Ini Dijebloskan ke Penjara

Seorang pria yang mengaku dukun dan dapat mengembalikan keperawanan, ditangkap karena mencabuli dua orang "pasiennya".

TRIBUN MEDAN/HO
Polisi menggeledah rumah Andri alias Dimas dan menemukan barang bukti dugaan penipuan terhadap dua perempuan muda. 

TRIBUN-MEDAN.com, BATUBARA - Seorang pria yang mengaku dukun dan dapat mengembalikan keperawanan, ditangkap karena mencabuli dua orang "pasiennya".

Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Ferry Kusnadi mengatakan, pihaknya menangkap Andri alias Dimas, warga Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, berdasarkan laporan dua orang perempuan, SP (18) dan SY (32).

"Sedang diproses dan sudah kami amankan," ujar Ferry, Sabtu(13/11/2021). 

AKP Ferry menuturkan, pemuda itu berkenalan dengan kedua korbannya itu melalui medsos pada pertengahan September lalu. 

"Dimana, keduanya berkenalan di medsos, selanjutnya mereka melakukan perjanjian untuk bertemu," kata Ferry. 

Selanjutnya, SP melakukan pertemuan dua hari setelahnya dan mendatangi rumah pelaku dengan membawa mahar sebesar Rp 500 ribu. 

"Mereka berdua melakukan kesepakatan dan bertemu dengan memberikan uang Rp 500 ribu," katanya. 

Ferry mengatakan, pelaku mengaku kepada korban-korbannya dapat mengembalikan keperawanan korbannya dan mengusir genderuwo yang menempel di badan korban. 

"Ngakunya bisa mengembalikan keperawanan dan mengusir genderuwo yang mengikuti korban," katanya. 

Ferry mengatakan, korban mengaku sudah enam kali disetubuhi oleh pelaku. 

Menyadari dirinya tertipu, korban akhirnya melapor ke polisi. 

"Saat ini tersangka sudah kami amankan dan berada di sel tahanan Mapolres Batubara," katanya. 

Korban SY juga ditipu dengan modus serupa. 

Akibat perbuatannya tersangka di sangkakan dengan pasal 294 ayat 2 huruf 2e KUHPidana.

"Dengan ancaman pidana sembilan tahun penjara," pungkas Ferry. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved