Khazanah Islam

Baca Surat Ini, Seorang Hamba Seperti Berdialog dengan Tuhan, Minta Apa Saja Diberi

menekankan pada jemaah agar menghadirkan hati yang tenang dan tidak tergesa-ggesa saat membaca surat Al-Fatihah ini.

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Al Quran Al Hudallah 

TRIBUN-MEDAN.com - Surat apakah yang jika dibaca sama dengan sedang berdialog dengan Allah? Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.

Sholat merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap umat muslim.

Apalagi ibadah yang paling utama ialah sholat.

Sehingga sholat menjadi penolong di akhirat kelak, karena tidak ada yang bisa menolong kecuali amal dan ibadah semasa hidup.

Baca juga: Makna Asmaul Husna 99 Nama Allah Arab Latin dan Artinya, Keutamaannya Luar Biasa

Baca juga: Hukum Instinsyaq dan Istinstsar dalam Wudhu, Ternyata Menambah Pahala dan Jurus Sehat Nabi

Baca juga: Surat Nuh 1-28 Arab Latin Dilengkapi Dengan Terjemahannya, Tentang Peringatan Sebelum Azab

 
Adapun saat sholat seseorang menghadap Allah dengan harapan diterima ibadahnya.

Selain itu, dalam sholat ada surat-surat yang ketika dibaca maka berarti ia sedang berdialog dengan Allah.

Bahkan ketika meminta permohonan, hajatnya akan langsung dikabulkan sata membaca surat ini.

Lantas, surat apakah yang dimaksud?

Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dibagikan melalui kanal YouTube Ceramah Pendek.

Baca juga: Doa Ketika Hujan, Meminta Hujan Turun atau Meminta Hujan Berhenti, Lengkap Cara Mengamalkannya

Baca juga: Terungkap Alasannya, Ayu Ting Ting Hindari Geng Artis Mulai Maia Estianty dan Nia Ramadhani

 
"Dalam hadits Qudsi, kalau kita benar sholatnya saat membaca surat ini, seketika dijanjikan oleh Allah minta apa saja saat itu langsung diberikan," terang Ustaz Adi Hidayat.

Untuk diketahui, Hadits Qudsi adalah firman Allah secara langsung kepada Nabi Muhammad untuk disebarkan kepada semua manusia. Oleh karenanya kebenaran ini tidak perlu diragukan lagi.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Allah berfirman "Qosamtussholata baynii wa bayna 'abdi, nishfaini."

"Saya membagi shalat itu antara Saya dan hamba-Saya dalam dua bagian," papar Ustaz Adi Hidayat menerjemahkan.

Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa dialog Allah dengan hamba-Nya terjadi saat membaca surat Al Fatihah dalam sholat. Berikut lanjutan haditsnya:

Ketika hamba-Ku itu mengucapkan: Alhamdulillahirobbil 'alamiin (segala puji bagi Allah Rabb semesta alam).
Allah menjawab: (hamba-Ku memuji Aku).

Ketika orang yang shalat itu mengucapkan:Arrohmaanir Rahiim (Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).
Allah menjawab:(hamba-Ku menghormati Aku).

Ketika orang yang shalat itu mengucapkan: Maaliki yaumiddiin. (Raja di hari pembalasan).
Allah menjawab: Hamba-Ku mengagungkan Aku dan hamba-Ku melimpahkan (perkaranya) kepada-Ku.

Ketika orang yang shalat itu mengucapkan: Iyyaka na'bud wa iyyaaka nasta'iin(kepada Engkau kami menyembah dan kepada Engkau kami meminta tolong).

Allah menjawab: (ini antara Aku dan hamba-Ku, ia mendapatkan apa yang ia mohonkan).

Ketika orang yang sholat itu mengucapkan: Ihdinasshiraathal mustaqiim, shiraatal ladziina an'amta 'alaihim, ghairil maghdluubi 'alaihim walad dloolliin (tunjukkanlah kami jalan yang lurus, jalan yang telah Engkau berikan kepada mereka, bukan jalan orang yang engkau murkai dan bukan pula jalan orang yang sesat).

Allah menjawab: ini untuk hamba-Ku, dan hamba-Ku itu mendapatkan apa yang ia mohonkan). (HR. Muslim).

Oleh karena itu, Ustaz Adi Hidayat menekankan pada jemaah agar menghadirkan hati yang tenang dan tidak tergesa-ggesa saat membaca surat Al-Fatihah ini.

"Disebutkan dalam Quran, hadirkan saat sholat itu suasana kita sedang dihadapkan pada Allah dan sedang diawasi," jelasnya.

Sebagai kesimpulan, Jika seseorang ingin khusyuk dan dikabulkan hajatnya maka hendaknya memperhatikan amalan ini kata Ustaz Adi Hidayat.

(*/Tribun-Medan.com) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved