Breaking News:

News Video

TAMPANG Polisi Peras Warga di Medan, Kini Diproses Pidana dan Terancam 9 Tahun Penjara

Berdasarkan fakta di lapangan dan saksi-saksi korban, benar bahwa Bripka Panca Simanjuntak telah melakukan perbuatan pemerasan.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: M.Andimaz Kahfi

TAMPANG Polisi Peras Warga di Medan, Kini Diproses Pidana dan Terancam 9 Tahun Penjara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Waka Polrestabes Medan AKBP M Irsan Sinuhaji menjelaskan telah melakukan gelar perkara terkait polisi yang memeras warga di Jalan Dr. Mansyur.

"Pasca kejadian 11 November 2021, sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Dr. Mansyur, kita segera melakukan pengamanan ke personel berinisial PK di Polrestabes Medan," kata Irsan saat paparan di Polrestabes Medan, Sabtu (13/11/2021).

Dia menjelaskan dari fakta dan gelar perkara gabungan yang dilakukan oleh Satreskrim dan Propam mendapati bahwa tindakan PK telah memenuhi unsur pidana.

"Sehingga akan diproses. Personel itu dikenakan pasal 368 Jo 53 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," ujarnya.

Ia pun mengatakan berdasarkan fakta di lapangan dan saksi-saksi korban, benar bahwa PK telah melakukan perbuatan pemerasan.

Ada pun saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi di lapangan yang melihat kejadian tersebut.

Ditegaskannya, Polrestabes Medan tidak akan mentolerir perbuatan personil yang buruk seperti PK.

Pihaknya akan menindak tegas dan akan proses serta dipidanakan.

"Kita tidak akan bermain-main dan kamu mau personel Polrestabes Medan ini baik semua. Jadi kami mau kalau ada personel yang kurang baik segera laporkan," sebutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved