Breaking News:

Berikut Isi MoU Pemko Medan dengan UINSU, Program Masjid Mandiri Bakal Lancar

Pemerintah Kota Medan menjalin kerjasama Memorandum of Understanding (MOU) dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kota Medan menjalin kerjasama Memorandum of Understanding (MOU) dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan menjalin kerjasama Memorandum of Understanding (MOU) dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

MoU mengatur pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dan pelatihan dewan pengawas koperasi syariah masjid. 

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, kerjasama ini untuk mendorong program masjid mandiri bisa sukses. Sebab untuk menjadikan Masjid mandiri harus memenuhi 16 point yang harus diselesaikan baik oleh Pemko Medan, BKM Masjid dan stakeholder terkait lainya.

"Kita ingin menjadikan Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja tetapi juga tempat pradaban dan pusat ekonomi syariah yang harus dimulai dari Masjid sehingga kita dapat bersaing," kata Bobby Nasution.

Ia memberikan mengapresiasi UINSU yang telah berkenan membantu Pemko Medan dalam memberikan kesempatan bagi para anak-anak Kota Medan yang berprestasi dan mengharumkan nama Kota Medan di bidang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Kelak, anak-anak berpretasi itu bisa melanjutkan pendidikan di UINSU. 

"Alhamdulillah UINSU mau membantu Pemko Medan menerima adik-adik kita yang berprestasi diajang MTQ agar dapat melanjutkan pendidikan di UINSU tanpa tes seleksi," ujarnya. 

Bobby Nasution yang hadir didampingi pimpinan OPD terkait di antaranya Asisten Pemerintahan dan Sosial, M. Sofyan, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Regen, Kabag Kerjasama, Ummy Wahyuni, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat, Khoiruddin.

Sementara itu, Rektor UINSU, Syahrin Harahap turut mengapresiasi langkah Wali Kota Medan yang memajukan Masjid melalui program Masjid mandiri. Sebab, menurutnya pembangunan tidak bisa terlepas dari spritualitas.

"Dari Masjid mandiri tersebut nantinya ada dua point penting yakni ekonomi dan pendidikan di Masjid, karena itu kami siap mendukung program ini sekaligus menobatkan Bapak Wali Kota Medan sebagai tokoh yang peduli dengan ekonomi islam," katanya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved