Breaking News:

Kades Tornagodang Divonis 20 Bulan, Rekanan yang Janjikan 'Bingkisan Natal' Ternyata Bermasalah

Majelis hakim juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 145.083.854,62.

TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Kepala Desa Tornagodang Jamotan Silaen dan Kepala UD Marudut Nunut, Rahmat Samosir, jalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (15/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terbukti mengkorupsi Dana Desa (DD) ratusan juta rupiah, Kepala Desa Tornagodang Jamotan Silaen dan Kepala UD Marudut Nunut, Rahmat Samosir, divonis penjara di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (15/11/2021).

Majelis hakim yang diketuai Eliwarti menilai keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

"Menjatuhkan terdakwa Jamotan Silaen dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan, denda Rp 50 juta, apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan," vonis hakim.

Dikatakan hakim, adapun hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi dan perbuatan terdakwa menghambat pembangunan di desa Tornagodang Kabupaten Toba Samosir.

"Hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa telah mengembalikan sebagian kerugian keuangan negara," kata hakim.

Tidak hanya itu, majelis hakim juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 145.083.854,62.

Perbuatan Terdakwa, kata Hakim sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Vonis tersebut beda tipis dengan tuntutan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wita Nata Sirait yang sebelumnya menuntut pidana penjara1 Tahun 6 bulan, denda sebesar Rp 100 juta, Subsidiair 6 bulan kurungan.

Sementara itu, terdakwa lainnya yakni Rahmat Samosir divonis lebih berat yakni 1 tahun 8 bulan, denda Rp 57 juta, subsider 3 bulan kurungan. Tidak hanya itu, terdakwa juga divonis membayar UP Rp 25 juta lebih. 

Dakwaan Jaksa

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved