Breaking News:

Pemkab Deliserdang Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Berjalan 100 Persen Tahun Depan

Pemkab Deliserdang memastikan proses pembelajaran tatap muka 100 persen akan dilangsungkan Januari 2022 mendatang

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah siswa menyelesaikan soal ujian saat mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin (11/10/2021). Pemerintah Kota Medan kembali mengizinkan sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan membatasi maksimal 10 siswa untuk satu kelas yang hadir, serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang memastikan bahwa pembelajaran tatap muka 100 persen berjalan Januari 2022 mendatang. 

Meski sudah dua bulan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) dan saat ini terjadi penurunan kasus Covid-19, namun kebijakan untuk bisa sekolah setiap hari belum bisa dilakukan. 

Untuk kegiatan belajar mengajar masih dilakukan seperti biasa, yakni seminggu dua kali dengan jumlah kehadiran siswa 50 persen.

Baca juga: Pemko Medan Belum Gelar PTMT untuk Siswa Kelas 1-3 SD, Ini Sebabnya!

"Jadi untuk tatap muka 100 persen direncanakan pada bulan Januari mendatang atau awal pertama masuk semester genap. Sekarang ini masih terus dilakukan evaluasi. Ya kita juga sedang tahap persiapan dan pemantapan," ujar Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Deliserdang, Jumakir Senin, (15/11/2021).

Jumakir menambahkan, pembelajaran tatap muka 100 persen di bulan Januari ini juga sesuai dengan arahan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Disebut kalau pada Minggu lalu pihak Kemenko PMK sudah turun melakukan peninjauan.

Walaupun disadari pihak sekolah swasta di Deliserdang sudah banyak yang melakukan pembelajaran tatap muka 100 persen, namun hal itu disebut tidak bisa diikuti.

Baca juga: PTMT SD Akan Dilaksanakan, Banyak Orangtua Siswa Tidak Memberikan Izin

"Kalau kita (untuk sekolah Negeri) tetap harus ikuti aturan, kan harus ada dari (izin) dari Gubernur, Bupati. Dan inikan harus dievaluasi terus terutama dari kedisiplinan siswa dari pihak sekolah untuk terus mematuhi prokes. Sekolah swasta juga ya kita monitor terus persiapannya bagaimana," kata Jumakir.

Mengenai persiapan tatap muka 100 persen, lanjut Jumakir dilakukan evaluasi menyeluruh baik tingkat sekolah, dinas pendidikan sampai bersama dengan Satgas Covid dan Kementerian.

Disebut untuk yang utama yang dimaksimalkan kesiapan satuan pendidikan.

Selain itu juga dilihat sarana dan prasarana termasuk melakukan sosialisasi dan edukasi agar tetap bisanmematuhi prokes.

"Kan ada thermogun harus difungsikan maksimal. Ada juga tempat cuci tangan dan airnya harus mengalir. Disiapkan juga handsanitezer dan masker cadangan. Pada saat kemarin itu sesuai catatan dan hasil survei Medan dan Deliserdang belum maksimal terutama (sekolah) swasta," ucap Jumakir.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Medan Turun, PTMT Tingkat SD Digelar Awal Bulan November 2021

Berdasarkan catatan Tribun, Pemkab Deliserdang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas pada 6 September 2021.

Sejak itu sekolah dibuka dan rincian 50 persen kehadiran siswa.

Selain menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas juga dilakukan pembelajaran daring karena untuk satu Minggu hanya diperbolehkan dua hari saja. Untuk jam beralajar hanya dilaksanakan selama dua jam ketika disekolah.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved