Breaking News:

Sastrawan Kota Medan Beri Pujian Terhadap Bobby Nasution, Revitalisasi Lapangan Merdeka Sudah Tepat

Sastrawan Kota Medan Dr Shafwan Hadi Umry mengatakan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah tepat

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Berikut Ini Penampakan Konsep Revitalisasi Lapangan Merdeka, Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sastrawan Kota Medan Dr Shafwan Hadi Umry mengatakan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah tepat menjadi Kota Medan sebagai kota berbudaya. Karena itu, pemberdayaan seni budaya, kuliner dan seni musik akan terus dikembangkan. 

“Langkah yang dilakukan Pak Wali ini sudah tepat dan harus kita dukung dengan baik. Dengan revitalsiasi yang dilakukan, Lapangan Merdeka nantinya menjadi tempat yang semakin tertata sekaligus bernilai budaya. Selain menjadi  ruang terbuka hijau (RTH), Lapangan Merdeka juga bisa dijadikan sebagai tempat pesta budaya sehingga berbagai budaya yang ada dapat tampil. Tentunya hal ini akan menjadikan Kota Medan berindentitas,” ujarnya.

Selanjutnya Shafwan menerangkan, revitalisasi sering dimaknakan sebagai  pemberdayaan segenap sektor kebudayaan sehingga ada panggung pameran seni rupa, musik, tari,  sastra serta kesenian tradisional yang hampir punah.

Tentunya dengan revitalissi yang dilakukan, tegas Shafwan, akan menjadikan Lapangan Merdeka titik bangkit Medan sebagai kota yang berbudaya.

“Pertunjukan kesenian tradisional harus ditampilkan dengan mengundang kelompok siswa (SD,MDi,SMP,SLTA) pada hari-hari tertentu. Kemudian ada dialog budaya dengan narasumber, pemangku adat dan pendukung budaya berbagai suku yang ada di Kota Medan. Tentunya ini akan menjadikan Medan sebagai kota berbudaya dan berindentitas kuat," katanya. 

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan revitalisasi Lapangan Merdeka. Adapun tujuan dari revitalisasi tersebut penataan kota sekaligus pelestarian budaya dan nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga menjadi titik bangkit ibukota Provinsi Sumatera Utara ini menjadi kota berbudaya dan memiliki identitas kuat yang berasal berbagai etnis budaya yang ada.

“Kota Medan memiliki beragam etnis dan budaya. Oleh karenanya setelah dilakukan revitalisasi ini nantinya berbagai etnis dapat terkandung di dalamnya. Kita berharap melalui revitalisasi Lapangan Merdeka yang dilakukan dapat sebagai titik bangkit  menjadikan Medan sebagai kota yang berbudaya dan beridentitas kuat,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

Keinginan orang nomor satu di Pemko Medan itu langsung ditindaklanjuti Kadis Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi.

OK Zulfi mengatakan, revitalisasi Lapangan Merdeka sebagai upaya pelestarian budaya di Kota Medan. Terkait itu, jelasnya, Dinas Kebudayaan telah menyiapkan program Pekan Warisan Budaya Medan yang mengambil lokasi di Lapangan Merdeka.

Dikatakan OK Zulfi, program ini dilaksanakan sekali setahun dengan menampilkan berbagai atraksi budaya  seperti festival tari, karnaval budaya dan pameran foto yang akan digelar selama sepekan.

Selain itu, ungkapnya, guna mendukung revitalisasi Lapangan Merdeka sebagai fokus kegiatan budaya juga akan rutin digelar kegiatan story teller untuk anak-anak sekolah dasar maupun kegiatan heritage walk di sekitarnya bagi masyarakat umum.

“Selain itu dilakukan dilakukan penguatan fungsi lapangan sebagai aset sejarah dengan menata tatengger (batu bertulis sebagai tanda lokasi / tempat perjuangan) sehingga menjadi monumen sejarah kemerdekaan. Disamping itu, nantinya juga akan dibangun taman budaya atau Cultural Park Medan yang didalamnya terdapat museum dan ruang interaksiseniman. Selain itu, menghidupkan Dewan Kesenian Medan,” ungkap OK Zulfi.

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved