Breaking News:

Sekda Deliserdang Buka Pelatihan dan Bimbingan Teknis, Berikut Manfaat Kegiatan Bagi ASN

Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein membuka sosialisasi dan bimbingan teknis CASH Management System (DMS) Kas Daerah

Editor: jefrisusetio
Istimewa
PELATIHAN: Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein membuka sosialisasi dan bimbingan teknis CASH Management System (DMS) Kas Daerah 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein membuka sosialisasi dan bimbingan teknis CASH Management System (DMS) Kas Daerah dan CMS OPD di Aula Kantor BPKA, Deliserdang

"Penerapan transaksi non tunai merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah. Ini sesuai dengan Pasal 283 Ayat (2) Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang mengamanatkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang undangan efisien ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab," ujarnya. 

Ia menambahkan, pengelolaan itu meniti beratkan rasa keadilan, kapatutan dan manfaat untuk masyarakat dalam upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. 

Berdasarkan hal tersebut diatas Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah menindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Deliserdang No.52 Tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan transaksi non tunai tahun 2021. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi CMS KASDA dan CMS OPD sebagai aplikasi pendukung dalam mengimplementasikan transaksi non tunai di Kabupaten Deliserdang

Penerapan Sistem Transaksi Non tunai didasari oleh instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi maupun surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah.

Sebelumnya, Ketua Panitia pelaksanaan kegiatan Mahmuddin Siregar menjelaskan pada laporannya bahwa pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis ini akan dilaksanakan selama 2 hari.

Adapun peserta yang diharapkan untuk mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis ini sebanyak 239 orang dari seluruh perangkat daerah yang akan dibagi ke dalam 2 gelombang. 

Gelombang pertama diikuti 131 orang dari 30 SKPD dinas, badan, kantor dan sekretariat daerah serta sekretariat DPRD dan gelombang ke II sebanyak 108 orang dari 20 SKPD kecamatan dan kelurahan.

"Diharapkan Aplikasi Cash Management System ( CMS) Kas Daerah dan CMS OPD dapat diterapkan pada pengelola keuangan  daerah pada Januari 2022 nanti," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved