Breaking News:

Ternyata Bobby Nasution Sudah Punya Cara untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Kota Medan

Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah punya cara untuk mengantisipasi lonjakan angka Covid-19 di Kota Medan.

Editor: jefrisusetio
Rechtin / Tribun Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Medan, Rabu (10/11/2021).  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah punya cara untuk mengantisipasi lonjakan angka Covid-19 di Kota Medan. Satu di antaranya dengan melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19. 

Akselerasi vaksinasi Covid-19 merupakan cara jitu untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 di ibu kota Provinsi Sumut ini. 

"Pemko Medan saat ini terus mengebut vaksinasi terhadap masyarakat. Selain upaya mempercepat herd Immunity, Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi potensi gelombang ketiga," Kata Bobby Nasution baru - baru ini.

Menurutnya, lewat akselerasi vaksinasi Covid-19 bisa terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat. Oleh karenanya, Pemko Medan terus menggenjot vaksinasi bahkan agar mencapai target vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola guna memudahkan masyarakat.

Antisipasi yang dilakukan ini karena pemerintah pusat memprediksi gelombang ketiga covid-19 terjadi setelah Natal dan Tahun Baru, yakni pada Desember 2021 hingga Januari 2022. Jadi, strategi yang dilakukan Bobby Nasution ini diharapkan dapat mengantisipasi gelombang ketiga tersebut.

Selain akselerasi vaksinasi, strategi lain yang dilakukan Bobby Nasution adalah penegakan disiplin warga dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes). Dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di setiap wilayah. 

Termasuk melakukan 3T, yakni testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) khususnya bagi 9 atau 15 orang kontak erat terhadap seorang pasien terkonfirmasi covid-19.

Selanjutnya strategi yang Bobby Nasution juga untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 adalah dengan mengeluarkan surat edaran bagi ASN agar tidak cuti akhir tahun ini hingga awal 2022. Hal ini dilakukan agar dapat mengurangi mobilitas khususnya di akhir tahun.

"Kita sudah keluarkan Surat Edaran agar ASN tidak mengambil cuti akhir tahun. Ini agar dapat mengurangi mobilitas, apalagi Pemerintah Pusat telahmenghapus cuti bersama Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 guna menekan laju penyebaran COVID di Tanah Air," Jelas Bobby Nasution.

Bobby Nasution menambahkan strategi lain adalah dengan mempertimbangkan pemberlakuan penyekatan di titik perbatasan Kota Medan. Namun sebelum diberlakukannya penyekatan akan dipantau perkembangan atau lonjakan angka Covid-19, jika terjadi pasti kita lakukan penyekatan.

Plt Kadis Kesehatan dr Mardohar Tambunan mengungkapkan bahwa Akselerasi Vaksinasi terus dilakukan pihaknya guna mempercepat terbentuknya herd Immunity di masyarakat.

Selain itu sesuai arahan bapak Wali Kota Medan vaksinasi yang terus gencar dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19.

"Menyikapi gelombang ketiga Covid-19 yang biasanya terjadi setelah hari-hari besar maupun akhir tahun dan berdasarkan pengalaman sebelumnya guna mengantisipasi gelombang ketiga kita genjot vaksinasi selain itu gencarkan 3T," jelas Mardohar.

Dijelaskan Mardohar, untuk capaian Vaksinasi di Kota Medan per awal November sudah mencapai 66 persen lebih. Tentunya capaian ini akan terus meningkat sejalan dengan pelaksanaan Vaksinasi yang terus berlangsung. Apalagi jika wacana anak usia 5 hingga 12 tahun dapat divaksin maka capaian Vaksinasi akan terus meningkat.

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved