Breaking News:

Antisipasi Kecelakaan, Polres Langkat Perketat Akses Masuk Aceh-Sumut

Nantinya petugas akan melihat bagaimana kesiapan pengendara dalam berlalu-lintas.

Penulis: Satia | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.COM/DOK POLRES LANGKAT
KAPOLRES Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok saat memeriksa kesiapan petugas dan kendaraan untuk kegiatan operasi Zebra Toba 2021, di Mapolres, Jalan Proklamasi, Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (15/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Polres Kabupaten Langkat menggelar Operasi Zebra Toba 2021 untuk menjaga akses masuk kendaraan di perbatasan Aceh-Sumut. Penjagaan dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

"Kita laksanakan kegiatan Operasi Zebra Toba, guna menurunkan angka pelanggaran kecelakaan lalulintas," kata Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok melalui sambungan telepon genggam, Selasa (16/11/2021).

Selain itu, petugas Satuan Lalu Lintas juga akan memantau kedisiplinan pengendara saat berlalulintas. "Nantinya petugas akan melihat bagaimana kesiapan pengendara dalam berlalu-lintas," ucapnya.

Pria yang karib sapa Danu ini mengatakan, petugas juga akan memetakan lokasi-lokasi rawan akan kecamatan dan kecelakaan. Hal ini dilakukan guna menurunkan angka kecelakaan jelang akhir tahun. "Laksanakan deteksi dini, penyelidikan dan pemetaan terhadap loksi yang rawan terjadi kemacetan, pelanggaran dan laka lantas," ujarnya.

Dany mengatakan, petugas di lokasi juga akan memantau setiap warga luar Provinsi Sumatera Utara masuk dan keluar. Dalam pemantauan ini, kata dia petugas akan mengecek seluruh kesiapan orang dalam Protokol Kesehatan. Artinya, setiap masuk dan keluar dari Sumut, wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19, atau yang sudah divaksin.

"Lokasi yang berpotensi penyebaran Covid 19," jelasnya.

Kemudian, petugas di lapangan juga alan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai tertib berkendara dan mengantisipasi penyebaran wabah pandemi.

"Berikan pembinaan dan penyuluhan kpd seluruh masyarakat tentang Kamseltibcarlantas serta bahaya Covid 19. Saya berharap, selama program Operasi Zebra Toba 2021 digelar, tidak ada pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas.

Baca juga: OPERASI Zebra Toba bakal Dilaksanakan 14 Hari, Kapolres Toba Berikan Imbauan Ini

Sebelumnya, Wakapolda Sumut, Brigjen Dadang Hartanto mengatakan, dalam Operasi Zebra Toba tahun ini tidak ada penilangan yang dilakukan polisi. Operasi ini lebih mengedepankan imbauan.

Akan tetapi jika masyarakat benar-benar nyata melanggar lalu lintas yang membahayakan keselamatan tak kecuali mendapat tindakan tegas.

Operasi Zebra Toba tahun 2021 diselenggarakan secara serentak di Sumatera Utara. Dalam pelaksanaannya polisi melakukan beberapa upaya yang pertama, lebih berfokus pada antisipasi pelanggaran protokol kesehatan yang ada di tengah masyarakat.

Kemudian, mencegah terjadinya peningkatan Pandemi Covid-19 dan juga terjadinya pelanggaran lalulintas, kemacetan lalu intas dan termasuk kecelakaan terutama kecelakaan yang fatal atau meninggal dunia.(wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved