Breaking News:

Edy Rahmayadi Minta 'Pucuk' DBH Dibagi Secara Adil di Hadapan Komisi XI DPR RI

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi minta uang dari dana bagi hasil (DBH) dibagi secara adil karena alasan berikut ini

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
HO
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi (kemeja putih) saat menghadiri rapat kunker Komisi XI DPR RI di Ballroom Hotel Santika, Senin (15/11/2021).(istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi minta 'pucuk' atau uang dari Dana Bagi Hasil (DBH) pajak dibagi secara adil untuk daerah.

Permintaan itu disampaikan Edy Rahmayadi saat melakukan rapat dengan Komisi XI DPR RI, berkaitan dengan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (HKPD).

Menurut Edy Rahmayadi, Sumatera Utara pantas dapat 'pucuk' yang besar dari DBH, khususnya dari bidang perkebunan sawit. 

Sehingga, kata dia, RUU HKPD diharapkan bisa mengatur soal DBH secara adil bagi daerah penghasil sumber daya alam.

Baca juga: Kejati Sumut Bidik Proyek Jalan Parsoburan yang Bikin Edy Rahmayadi Murka

"Paling tidak, ada keadilan di situ," kata Edy Rahmayadi, Selasa (16/11/202).

Menurut Edy, pembagian DBH secara adil tentunya membuat pemerintah daerah bisa membangun banyak infrastruktur di wilayahnya.

Apalagi Sumut diketahui memiliki jalan provinsi sepanjang 3.005,65 kilometer.

Bila mengandalkan keuangan yang ada saat ini, maka Pemprov Sumut tidak akan pernah bisa melakukan pembangunan atau memperbaiki jalan secara maksimal.

"Anggaran bangun jalan hanya Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar per tahun, lalu kapan kami perbaiki jalan," ucapnya.

Baca juga: Edy Rahmayadi Murka, Proyek Jalan Rp 24 Miliar Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Sarat Korupsi

Sementara, Ketua Rombongan Kunker Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu menyampaikan, bahwa DBH sumber daya alam akan ditampung dalam RUU HKPD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved