Breaking News:

Perbaiki Mesin Air dalam Sumur 12 Meter, Warga Sergai Tewas Diduga Kehabisan Oksigen

Seorang warga bernama M Erwin Nasution ditemukan meninggal dunia saat memperbaiki mesin pompa air di sumur sedalam 12 meter

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Teknisi mesin pompa air tewas dalam sumur 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Muhammad Erwin Nasution (35), warga Dusun I, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi, Kebupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, meninggal dunia saat sedang perbaiki mesin air dalam sumur 12 meter.

Erwin meninggal dunia diduga kehabisan oksigen, pada Senin (15/11/2021) sekira pukul 10.30 WIB. 

Kapolsek Kotarih, Iptu D Panjaitan mengatakan, saat perbaiki mesin pompa air dalam sumur 12 meter itu, situasi mulai gelap. 

"Pada Minggu (14/11/2021) sore, korban memperbaiki mesin air sumur milik warga bernama Basuki yang rusak. Setelah dicek oleh korban, tidak mungkin selesai hari itu juga, lantaran sudah sore dan mulai gelap," ujar Panjaitan, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Seorang Lelaki Warga Perbaungan Ditemukan Tewas dengan Kondisi Kepala Pecah dan Kaki Patah

Selanjutnya, korban meminta izin pada pemilik mesin pompa untuk melakukan perbaikan keesokan harinya, atau Senin.  

"Pada hari Senin sekira pukul 10.00 WIB, korban datang dan kembali meperbaiki mesin air milik Basuki yang rusak dan ditemani oleh anak Basuki bernama Perdiansyah Putra," ujar Panjaitan. 

Pekerjaan perbaikan mesin di dalam sumur, kata Panjaitan, mulanya berjalan lancar.

Komunikasi antara korban dan saksi Perdiansyah Putra masih tidak ada masalah. 

Setelah beberapa menit korban di dalam sumur, Perdiansyah kembali memanggil korban, namun korban tidak menjawab dan terus menerus memanggil tetap tidak ada jawaban.

Baca juga: Terdakwa Kasus Sate Sianida yang Tewaskan Anak Kecil Dituntut 18 Tahun Penjara

Alhasil, Perdiansyah mamanggil tetangga, dan ia lalu turun kedalam sumur dan melihat korban dalam posisi terduduk dan tidak sadarkan diri.

"Saksi Perdiansyah dan beberapa warga yang sudah ada di lokasi kejadian mengangkat korban dari dalam sumur dengan tali," ujar Panjaitan. 

Setelah korban dikeluarkan dari dalam sumur, segala upaya yang dilakukan warga untuk memberikan pertolongan agar korban tersadar kembali hanya sia-sia. 

Saat diperiksa denyut nadi korban sudah tidak berdetak lagi, dan korban dinyatakan meninggal dunia. 

"Diperiksa urat nadi dan denyut jantung korban sudah tidak bergerak lagi. Selanjutnya korban di bawa warga ke puskesmas Kecamatan Bintang Bayu," ujar Iptu D Panjaitan. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved