Breaking News:

Kabupaten Sergai Darurat Narkoba, Daerah Pesisir Rawan Penyelundupan

Bupati Sergai, Darma Wijaya mengakui wilayahnya darurat narkoba dan kawasan pesisir rawan tindak penyelundupan barang ilegal

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Bupati Sergai Darma Wijaya saat memasukan barang bukti narkotika jenis sabu ke dalam blender untuk dimusnahkan di Kantor BNNK Serdangbedagai, Rabu (17/11/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI -Kabupaten Sergai darurat narkotika.

Bupati Sergai, Darma Wijaya mengakui bahwa wilayahnya masuk sebagai zona merah peredaran gelap narkotika.

Darma pun mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif dan tidak takut melaporkannya jika mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal.

"Di Sergai terdapat empat kecamatan yang rawan peredaran narkotika, yakni di Kecamatan Perbaungan, Sei Rampah, Tanjung Beringin dan Dolok Masihul. Ini mengkhawatirkan masa depan anak-anak kita sebagai penerus bangsa," ujar Darma, Rabu (17/11/2021). 

Baca juga: Narkoba dari Malaysia Beredar Luas di Sumut, 122 Kilogram Sabu Disita Petugas dari Para Bandar

Untuk itu, kata Darma, semua pihak harus sama-sama menjaga lingkungannya dari peredaran gelap narkotika.

Dia juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, karena wilayah tersebut berbatasan dengan negara luar, dan rawan tindak penyelundupan.

"Sergai ini darurat peredaran narkotika. Makanya kinerja dan koordinasi BNNK dan instansi terkait harus ditingkatkan. Termasuk dengan Polri," ujar Darma.

Pria yang kerap disapa Bang Wiwik juga berharap agar petugas terus memburu pengedar narkotika.

Sebab biang masalah dari narkotika adalah pengedar. Dan berikan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku atau hukuman maksimal.

Baca juga: 6 Pengunjung Hiburan Malam Dirazia Polisi Positif Narkoba, Ini Keterangan Polrestabes Medan

"Kita harap yang ditangkap adalah pengedar. Dan kalo penjara penuh berarti kita tidak berhasil mencegahnya.

Makanya peran desa tangguh dan desa bersinar itu harus ditingkatkan demi mencegah peredaran narkotika di Serdang Bedagai," ucap Darma Wijaya

Sementara itu, Kepala BNNK Sergai Pinondang Poltak Marganda mengatakan hasil tangakapan bandar ini dilakukan beberapa hari atas laporan dari masyarakat.

"Namun hasil tangkapan sempat dibuang para tersangka, sehingga hasilnya hari ini hanya 300 gram yang kita amankan dan kita musnahkan," ujar Pinondang.

Barang bukti yang di amankan dimusnahkan dengan cara di blender dan dibuang ke kolam sekitar kantor BNNK Sergai. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved