Breaking News:

PPJI Sumut Siap Bantu Pengusaha Kuliner Urus Izin Hingga Dongkrak Penjualan

Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Wilayah Sumatera Utara melantik pengurus sepuluh daerah kabupaten/kota, Kamis (18/11/2021).

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Pelantikan pengurus PPJI Sumut periode 2021-2026, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bisnis Kuliner di Sumut kini mulai bangkit kembali setelah sempat terpuruk imbas dari pembatasan berbagai acara ataupun terbatas jam saat PPKM.

Setelah melihat kondisi mulai membaik, akhirnya Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Wilayah Sumatera Utara melantik pengurus sepuluh daerah kabupaten/kota, Kamis (18/11/2021).

Ketua Umum DPD PPJI Sumut, Nuraini mengatakan bahwa pelantikan ini menjadi salah satu dalam menunjang perekonomian masyarakat di bidang kuliner khususnya di Sumut.

"Saat ini sudah ada 18 DPC di Sumut dan kegiatan pelantikan ini salah satu dalam menyuarakan aspirasi kepada pemerintah untuk penyelenggara boga agar saling asah, dan saling asuh dibidang kuliner," ungkap Nuraini. 

Dikatakannya, kabupaten/kota yang dilantik yakni Karo, Binjai, Pematangsiantar, Asahan, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Madina, Sibolga, Simalungun dan Serdang Bedagai.

"Diharapkan dalam pelantikan ini menjadi perkumpulan yang dapat membantu untuk pengurusan ke pemerintah, sebab selama ini dalam mengurus ijin masih sedikit sulit," katanya.

Dijelaskannya, sejak pandemi pertumbuhan usaha boga sangat anjlok, sehingga dengan adanya pelantikan ini menjadi jalan terang untuk memajukan usaha boga.

"Seluruh sektor anjlok hingga 70 persen. Jadi ini gak mudah ya untuk menghimpun ini," tuturnya. 

Selain itu, dengan terbentuknya kepengurusan ini, PPJI akan membantu para pengurus yang didominasi oleh pengusaha katering, rumah makan, usaha pondokan, dan panganan kecil untuk membuat kepengurusan hingga strategi marketing penjualan untuk dapat meningkatkan omzet di tengah pandemi ini.

"Kalau untuk penyelenggara boga ini mereka masak enak, jualan pintar tapi perizinannya yang susah. Kedepannya ini yang akan kita bantu," pungkasnya. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved