Breaking News:

Dukung Kebutuhan Listrik di Kawasan DPSP Danau Toba, PLN Investasi Sebesar Rp 219,91 Miliar

PLN menggelontorkan dana yang tak tanggung-tanggung untuk turut serta mendukung pembangunan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
Kompas.com
Ilustrasi listrik pln 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Danau Toba menjadi satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), dimana terdapat usulan percepatan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dengan anggaran melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima PLN dalam bentuk PMN. 

Adapun pengelola kawasan DPSP Danau Toba adalah Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT).

Dalam kunjungan kerja PLN ke The Kaldera Nomadic Escape yang dihadiri Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan, M. Ikbal Nur, EVP RSP, Supriyadi, General Manager UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, General Manager UIK Sumatera Bagian Utara, Poernomo, General Manager UIP Sumatera Bagian Utara, Octavianus Padudung dan Manajer UP3 Pematang Siantar, Joy Mart Sihaloho pada Rabu, 17 November 2021 lalu disambut baik oleh Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Wisata, Baguslan Harahap dan Kepala Divisi Komunikasi Publik, Mosanda.

Baca juga: Hari Ini PLN Padamkan Listrik di 11 Lokasi di Medan Berikut Titiknya

Mosanda mengungkapkan jika dalam pengembangan destinasi super prioritas Danau Toba dibutuhkan listrik sebesar 25MW.

“Pengembangannya membutuhkan infrastruktur kelistrikan sekitar 25 MW, investasi pengembangan kurang lebih Rp 26 T, dengan prediksi sekitar 21.000 mobilisasi pengunjung, penyerapan tenaga kerja 30.000 orang," ungkap Mosanda, Kamis (18/11/2021).

Nantinya pasokan listrik akan menyuplai ke tiga lokasi wisata, diantaranya central village, south ridge, dan north ridge termasuk pengelolaan air bersih, limbah, sampah.

Diperkirakan kebutuhan daya listrik untuk pengembangan kawasan DPSP Danau Toba dengan total 29,29 MVA (24,87 MW) secara bertahap.

Tahap 1 (2021 – 2030) sebesar 11 MVA, Tahap 2 (2031 – 2040) sebesar 5,87 MVA dan Tahap 3 (2041 – 2050) sebesar 12,42 MVA.

Baca juga: Rp 82,4 M untuk Bangun Gardu Induk Negeri Dolok Simalungun, PLN Dukung Pemerintah Tarik Investasi

Kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur kelistrikan DPSP Danau Toba adalah sebesar Rp 219,91 miliar yang terdiri dari pembangunan jaringan distribusi untuk perkuat sistem kelistrikan desa wisata danau toba sebesar Rp 7,9 miliar, pembangunan SKTM, GH. 

Kemudian, jaringan Distribusi untuk memperkuat sistem kelistrikan daerah sekitar DPSP Danau Toba sebesar Rp 22,725 Milyar, dan pembangunan SUTT 150 kV, GI 150/20 kV dan jaringan distribusi 20 kV dalam kawasan DPSP Danau Toba sesar Rp 189,26 miliar.

Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan, M. Ikbal Nur menuturkan jika proyek ini nantinya akan mampu membantu pertumbuhan ekonomi di desa pariwisata terutama dalam hal kelistrikan.

“Ini sebuah ambisi yang bukan main-main, PLN pasti dengan target sebesar itu akan membangun juga secara bertahap untuk membuat sistem kelistrikan ini semakin handal. PLN sifatnya menjadi proaktif dalam menjamin investor bahwa kelistrikan desa pariwisata terpenuhi," ucap Ikbal.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved