Pembukaan Kesawan City Walk

Kesawan City Walk Kembali Buka, Pengunjung yang Boleh Masuk Cuma Mereka yang Sudah Lakukan Ini

Wali Kota Medan, Bobby Nasution berlakukan syarat khusus bagi mereka yang ingin datang dan berkunjung ke Kesawan City Walk. Ini syaratnya

Tayang:
Editor: Array A Argus
Dok. Humas Pemko Medan
Bangunan bersejarah Warenhuis di Jalan Hindu Medan. Salah satu bangunan tua yang dibangun pada zaman kolonial Belanda dan bagian dari bangunan cagar budaya di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan kembali membuka Kesawan City Walk yang sempat tutup akibat kondisi pandemi Covid-19.

Rencananya, Kesawan City Walk mulai beroperasi hari ini, Jumat (19/11/2021). 

Selain membuka kembali Kesawan City Walk (KCW), Pemko Medan juga akan mengadakan pekan kuliner kondang (PKK) di Gedung bersejarah Warenhuis.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, nantinya pengunjung yang masuk wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan sudah divaksin.

"Beberapa persiapan sudah kita lakukan seperti penerapan protokol kesehatan di sana nantinya. Yang boleh masuk yang punya aplikasi peduli lindungi dan wajib sudah vaksin," ujar Bobby, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Kesawan City Walk Dibuka Hari Ini, Berikut Daftar Ruas Jalan yang Akan Ditutup Mulai Pukul 18.00 WIB

Dikatakan Bobby, para pelaku UMKM yang berdagang di Kesawan City Walk juga dipastikan sudah menerima dosis vaksin Covid-19 lengkap.

"Tidak hanya pengunjung, pelaku usaha UMKM yang berdagang juga wajib sudah divaksin," tuturnya.

Bobby menuturkan, pembukaan kembali Kesawan City Walk bertujuan untuk mengembangkan kembali destinasi wisata dengan konsep heritage.

"Pembenahan kawasan kota lama Kesawan dengan menggabungkan konsep keindahan bangunan tua dan kelezatan kuliner Kota Medan sehingga menjadi "The Kitchen of Asia" untuk membangkitkan pariwisata di Kota Medan," ucapnya.

Dijelaskan Bobby, Kota Medan tidak memiliki destinasi wisata seperti gunung dan laut, oleh karena itu Pemko Medan menjadikan kawasan heritage sebagai destinasi wisata dengan menyajikan kuliner dari berbagai etnis yang dimiliki Kota Medan.

Baca juga: PEKAN Kuliner di Warenhuis dan Kesawan City Walk akan Dibuka, Pemko Antisipasi Penyebaran Covid

"Kota Medan harus memiliki kawasan yang bisa dijual untuk menopang perekonomian dalam segi destinasi pariwisata. Apalagi, Kota Medan memiliki bangunan yang bersejarahnya sehingga ini harus dimanfaatkan," ucapnya.

Ia menambahkan selain pembenahan kawasan heritage, Pemko Medan memiliki 4 program prioritas lain di antaranya di bidang kesehatan, pembenahan infrastruktur, kebersihan, dan mengatasi persoalan banjir.

"Pemko Medan juga memiliki 2 program penunjang yakni peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) disertai kemudahan investasi dan peningkatan daya saing serta peningkatan ketentraman dan ketertiban umum untuk medan yang kondusif," jelasnya.

Ia menuturkan beberapa program prioritas tambahan lainnya adalah peningkatan UMKM melalui program sakasanwira (satu kelurahan satu sentra wirausaha, marketplace serta program masjid mandiri.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved