Breaking News:

Satgas Covid-19 Siap Ikuti Arahan PPKM Level III Momen Pada Nataru

Dirinya hanya berharap agar masyarakat khususnya di Kota Siantar tetap mawas diri dengan cara menerapkan disiplin prokes.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Balai Kota Siantar. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Satuan Tugas Covid-19 Kota Pematangsiantar siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 gelombang ketiga.

Satgas Covid-19 menanti arahan penerapan PPKM Level III oleh pemerintah pusat. 

Baca juga: Terobos Hujan, Kahiyang Ayu Pegangi Payung Bobby Nasution saat Tinjau Pekan Kuliner Kondang

Hal ini dikatakan Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Siantar, Sofian Purba, Jumat (19/11/2021). Ia menyebut pihaknya masih menunggu regulasi dari Kemendagri terkait aturan-aturan yang ditetapkan nantinya.

"Kita tunggulah regulasinya seperti apa, karena kita kan gak mau melangkahi peraturan dari pusat," ujarnya ditemui di Ruang Data Covid-19, Kompleks Balai Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Kamis (18/11/2021), penerapan PPKM Level 3 seluruh Indonesia kali ini berbeda dengan peraturan PPKM Level 3 pada biasanya.

"Kurang lebih sama, ada sedikit tambahan. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa - Bali dan luar Jawa - Bali nanti akan diseragamkan," ujar Muhadjir.

Sofian melanjutkan mengenai hal itu, dirinya hanya berharap agar masyarakat khususnya di Kota Siantar tetap mawas diri dengan cara menerapkan disiplin prokes.

Baca juga: SOSOK Oki Siregar, Pebisnis Sukses yang Gemar Memotivasi Banyak Orang

"Kalau kita kan mau pesta silakan, jualan juga silakan, tapi dengan catatan tetap mawas diri untuk mengecilkan risiko (peningkatan kasus Covid-19)," sambungnya.

Sembari menunggu Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait aturan-aturan tersebut, Pemerintah Kota Siantar terus berusaha menurunkan level PPKM yang saat ini di level 2 dengan cara menggenjot vaksinasi untuk para lansia.

"Intinya peraturan untuk itu nanti juga akan kita sesuaikan dengan kondisi daerah kita. Sembari menunggu Inmendagri, sekaligus kita tingkatkan vaksin untuk lansia. Gak perlu pun harus massal, misalnya ada 10 orang ya yang 10 oramg itu dulu divaksin, begitu seterusnya," kata Sofian.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved