Breaking News:

Bobby Nasution Usulkan Desain Fly Over di Pintu Masuk Kota Medan Harus Cantik Seperti Bandung

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengusulkan agar pembangunan Fly Over Gatot Subroto  diganti menjadi underpass. 

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengusulkan agar pembangunan Fly Over Gatot Subroto  diganti menjadi underpass.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengusulkan agar pembangunan Fly Over Gatot Subroto  diganti menjadi underpass. 

Alasannya, kawasan itu merupakan pintu masuk Medan dari arah Barat yang meliputi  Deliserdang, Binjai, Langkat dan Naggroe Aceh Darusalam sehingga dari segi estetika harus terlihat menarik.

Namun, jika harus dibangun fly over, Bobby Nasution berharap agar desainnya diubah seperti fly over yang dibangun di Jakarta dan Bandung.

Usulan ini disampaikan Bobby Nasution dalam pertemuan dengan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumut Selamat Rasydi dan Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Bambang Pardede di Ruang I Kantor Wali Kota Medan

Usulan Bobby Nasution ini bercermin dari kondisi tiga fly over yang sudah dibangun di Kota Medan yakni Fly Over Pulo Brayan, Amplas dan Jamin Ginting. Selain dari segi estetika tidak menarik,  kondisi di bawah fly over pun tampak kumuh.

“Jika Fly Over Gatot Subroto dibangun seperti tiga fly over yang sudah ada, saya rasa kurang tepat dari sudut estetika. Sebab, kawasan itu merupakan pintu masuk Kota Medan sehingga harus terlihat menarik.  Dari segi fungsi, ketiga fly over sangat baik tapi dari  sudut estetika kurang menarik. Ditambah lagi di kawasan itu ada satu bangunan yang menunjang perekonomian. Atas dasar itulah saya mengusulkan agar dibangun underpass saja,” kata Bobby Nasution.

Apabila pembangunan underpass terkendala teknis genangan air, Bobby Nasution tidak menolak jika pembangunan fly over tetap dilaksanakan. Hanya saja, Bobby meminta agar desainnya diganti seperti fly over  yang ada di Jakarta maupun Bandung.

“Kita berkaca dari tiga fly over yang ada, kondisinya kaku, sumpek serta kumuh. Jadi tidak layak menjadi pintu masuk Kota Medan, sehingga dikhawatirkan akan menurunkan nilai investasi di kawasan tersebut,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut,  Bobby Nasution juga berharap agar Jalan Kol L Yos Sudarso, persisnya  Jalan Titi Papan/Simpang Dobi juga dibangun underpass sebagai upaya mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi. 

Namun dalam pertemuan dengan Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  jalan dilebarkan dulu dan kemudian melihat tingkat traffic seperti apa sehingga dapat diputuskan apakah dibangun underpass atau fly over di kawasan tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved